Kospi Dilanda Aksi Short Selling

Aksi short selling terbukti menjadi strategi yang ampuh saat terjadi bearish saat sesi perdagangan pertama di bursa Korea Selatan, yang mana hal ini mendatangkan keuntungan yang besar bagi para pelaku pasar. Tercatat sebanyak 8 dari 10 saham yang masuk dalam daftar saham dengan penurunan terbesar, mencatat rata-rata penurunan sebesar 14.1%. Selain itu sebagian investor di bursa Korea Selatan, menarik taruhan mereka terhadap saham-saham toko swalayan, yang mana short selling terhadap sektor tersebut mencapai sekitar 18.2% dari total perputaran perdagangan untuk GS Retail.

Hal ini disinyalir karena sektor tersebut menerima tekanan yang cukup besar akibat dari upah minimum yang lebih tinggi. Dibawah pemerintahan pro-buruh pimpinan Moon Jae-In, upah minimum per jam dinaikkan sebesar 16.4% di tahun ini dan diperkirakan akan kembali dinaikkan sebesar 10.9% di tahun depan menjadi 8,350 Won per jam. Regulator keuangan Korea Selatan berusaha untuk menegakkan hukuman seiring anggapan bahwa aksi short selling merupakan suatu ketidakwajaran, menyusul pihak berwenang yang mulai mempertanyakan praktik short selling terkait kasus yang menimpa Samsung Securities pada bulan April lalu, yang mana salah seorang karyawannya secara tidak sengaja mengeluarkan 1000 lembar saham, bukan 1000 won, sebagai pembayaran dividen kepada para stafnya.

  Stop Limit Target
Buy 295.85 295.30 50
Sell 296.80 297.30 50

Previous Range

Open

High

Low

Close

Prev.Close

Change

% Change

298.25

298.45

295.90

296.10

297.05

-0.95

-0.32%

Daily Pivot Point

R3

R2

R1

Pivot

S1

S2

S3

301.10

299.80

298.55

297.20

296.00

294.65

293.40

Related posts