Header Ads

Minyak di Level 60, Potensi Bullish Lebih Lanjut?

Harga minyak naik pada perdagangan Jumat kemarin, di jalur kenaikan kuartalan terbesar dalam satu dekade, karena sanksi AS terhadap Iran dan Venezuela serta pemotongan pasokan yang dipimpin OPEC membayangi kekhawatiran atas perlambatan ekonomi global.

Minyak mentah berjangka West Texas Intermediate AS ditutup lebih tinggi 84 sen pada $ 60,14 per barel, naik 1,4 persen pada hari itu. WTI sebelumnya menyentuh $ 60,73, level tertinggi sejak 12 November. WTI futures naik untuk minggu keempat berturut-turut dan melonjak 32 persen dalam tiga bulan pertama tahun ini.

Sanksi AS terhadap Iran dan Venezuela telah mendorong harga minyak tahun ini, karena sanksi itu telah membatasi ekspor minyak mentahnya ke luar negeri.

Amerika Serikat melirik Malaysia, Singapura dan yang lainnya yang sepenuhnya sadar akan pengiriman minyak ilegal Iran dan taktik yang digunakan Iran untuk menghindari sanksi, kata seorang pejabat tinggi sanksi AS pada hari Jumat.

OPEC dan sekutunya dijadwalkan bertemu pada bulan Juni untuk menetapkan kebijakan, tetapi terlihat beberapa ketidak kompakan di dalam kartel.

Pemimpin de facto OPEC Arab Saudi sedang berjuang untuk meyakinkan Rusia untuk tinggal lebih lama dalam pakta tersebut, dan Moskow mungkin hanya menyetujui perpanjangan tiga bulan, tiga sumber yang mengetahui masalah tersebut mengatakan.

  Stop Limit Target
Buy 60.35 59.46 50
Sell 59.84 61.39 50

 

Previous Range

Open

High

Low

Close

Prev.Close

Change

% Change

59.50

60.70

59.39

60.16

59.49

0.67

1.13%

Daily Pivot Point

R3

R2

R1

Pivot

S1

S2

S3

62.08

61.39

60.77

60.08

59.46

58.77

58.15

Related posts