Minyak Merosot Dibayangi Dari Keraguan Rusia Untuk Mendukung Perpanjangan Pemangkasan Produksi

Minyak Merosot Dibayangi Dari Keraguan Rusia Untuk Mendukung Perpanjangan Pemangkasan Produksi

Minyak dunia jatuh pada hari Senin karena produsen utama Arab Saudi dan Rusia belum sepakat untuk memperpanjang kesepakatan pengurangan produksi dan ketegangan perdagangan AS-Tiongkok terus mengancam permintaan minyak mentah. Sebelumnya harga minyak dunia sempat naik didukung kenaikan asset beresiko setelah Presiden AS Donald Trump mengumumkan pada hari Minggu kemarin bahwa tarif yang diusulkan untuk impor Meksiko akan ditangguhkan tanpa batas waktu. Trump mengatakan dalam sebuah posting Twitter bahwa ia memiliki “keyakinan penuh” bahwa Meksiko akan menindak migrasi dari Amerika Tengah, setelah kedua tetangga mencapai konsensus.

Menteri Energi Saudi Khalid al-Falih mengatakan pada hari Senin bahwa Rusia adalah satu-satunya pengekspor minyak yang masih ragu mengenai perlunya memperpanjang kesepakatan produksi yang disepakati oleh para produsen.

OPEC dan beberapa non-anggota, termasuk Rusia, telah menahan pasokan sejak awal tahun untuk menopang harga. Rusia sedang mempertimbangkan apakah pengurangan lebih lanjut dapat memungkinkan Amerika Serikat untuk mengambil pangsa pasar Rusia dan belum memberi sinyal apakah akan terus mengekang pasokannya.

Namun menteri energi Rusia Alexander Novak mengatakan masih ada risiko produsen minyak memompa terlalu banyak minyak mentah dan harga turun tajam. Novak mengatakan dia tidak bisa mengesampingkan penurunan harga minyak menjadi $ 30 per barel jika kesepakatan global tidak diperpanjang.

 

  Stop Limit Target
Buy 54.25 52.70 0.50
Sell 52.50 53.60 0.50

 

Previous Range

Open

High

Low

Close

Prev.Close

Change

% Change

54.34

54.79

53.03

53.40

54.03

-0.63

-1.17%

Daily Pivot Point

R3

R2

R1

Pivot

S1

S2

S3

55.20

54.85

54.30

53.94

53.10

52.70

52.20

Related posts