Nikkei Merugi, Pembelian ETF Oleh BOJ Belum Menunjukkan Hasil

Nikkei Merugi, Pembelian ETF Oleh BOJ Belum Menunjukkan Hasil

Indeks Nikkei Jepang berakhir pada perdagangan Rabu di bawah angka 17.000 untuk pertama kalinya dalam lebih dari tiga tahun. Padahal Nikkei berhasil membukukan kenaikan tajam sebelumnya dan harus terhapus mendekati penutupan karena kekhawatiran yang masih ada di tengah wabah koronavirus.

Penjualan aktif dipicu oleh saham berjangka AS yang memperpanjang kerugian secara substansial, menarik indeks Nikkei ke wilayah negatif setelah naik lebih dari 2 persen.

Indeks Nikkei 225, berakhir turun 284,98 poin, atau 1,68 persen, dari Selasa pada 16.726,55, penutupan terendah sejak 9 November 2016.

Harapan pasar bahwa Bank of Japan (BOJ) membeli Exchanged Traded Funds (ETFs) lebih agresif memberikan dukungan kepada pasar secara luas. BOJ membeli ETF saham Jepang dengan jumlah rekor 120 miliar yen (1,12 miliar dolar AS) pada Selasa, meskipun indeks Topix naik di pagi hari.

Gubernur BOJ Haruhiko Kuroda mengatakan kepada parlemen pada hari Rabu bahwa pada level Nikkei saat ini, kerugian laten pada kepemilikan BOJ terhadap ETF kemungkinan sekitar 2 triliun hingga 3 triliun yen ($ 19 miliar hingga $ 28 miliar).

  Stop Limit Target
Buy 16600 15875 80
Sell 16080 16720 80

 

Previous Range
Open High Low Close Prev.Close Change % Change
16885 17320 16000 16475 17110 -635 -3.71%
Daily Pivot Point
R3 R2 R1 Pivot S1 S2 S3
18517 17918 17197 16598 15877 15278 14557

Related posts