Header Ads

ABS : Ketenagakerjaan Australia Mengalami Penurunan

Australian Bureau of Statistics (ABS) melaporkan sektor ketenagakerjaan Australia mengalami penurunan 1.1% di periode pertengahan Juni hingga pertengahan Juli, menyusul kerugian terbesar yang dicatat oleh negara bagian Victoria yang merupakan wilayah terpadat kedua di negara tersebut akibat gelombang infeksi baru dari pandemi virus corona.

Lembaga tersebut mengatakan jumlah total penggajian pekerjaan mencatat penurunan 2.2% di negara bagian Victoria akibat penambahan kebijakan pembatasan sosial terkait Covid-19 seiring kenaikan kasus infeksi baru-baru ini yang dinilai mengkhawatirkan.

Dalam beberapa bulan terakhir Australia telah melihat lonjakan pertumbuhan lapangan kerja, karena pihak berwenang sebagian besar berhasil mengendalikan penyebaran penyakit mematikan dan mulai membuka kembali perekonomian, yang mana hal tersebut membantu memulihkan kondisi payroll jobs yang jatuh hingga sekitar 35% akibat pandemi.

Menurut statistik ketenagakerjaan resmi menunjukkan bahwa selama bulan Juni ada sekitar 12.3 juta orang yang dihitung sebagai pekerja, yang mengalami penurunan tajam dari sekitar 13 juta di awal bulan Maret sebelum kebijakan lockdown dimulai, hingga pada bulan Juni tercatat tingkat pengangguran melonjak menjadi 7.4% dari angka stabil di 5.2%.

Bank sentral Australia telah merespon kondisi saat ini dengan memangkas suku bunga ke rekor terendah di kisaran 0.25% dalam pertemuan kebijakan darurat di bulan Maret sekaligus meluncurkan program pembelian obligasi tanpa batas.

Reserve bank of Australia juga telah berjanji untuk mempertahankan tingkat suku bunga di level saat ini hingga mampu mencapai kemajuan untuk sampai ke target lapangan kerja dan inflasi.

Sebuah survei dari Reuters terhadap analis memperkirakan indeks harga konsumen (CPI) Australia akan mengalami penurunan 2% di periode kuartal kedua, dari kuartal pertama sehingga kemungkinan akan menyebabkan indeks harga konsumen di tingkat tahunan turun 0.4%.(WD)

Related posts