Aktivitas Ekonomi Domestik Jerman Dinilai Mampu Menahan Risiko Di Perdagangan Global

Semua sektor ekonomi di Jerman mengalami pertumbuhan di kuartal kedua, yang ditunjukkan oleh kuatnya aktivitas domestik yang dinilai mampu untuk menahan risiko adanya kebijakan ekspor dari prospek perdagangan global yang tidak menentu. Tingkat investasi di sektor konstruksi dan belanja negara dilaporkan mengalami kenaikan 0.6% di periode kuartalan, dan tingkat konsumsi swasta dilaporkan memperpanjang pertumbuhannya dalam enam kuartal berturut-turut.

Federal Statistics Office merilis data yang sesuai dengan pembacaan pertumbuhan awal secara keseluruhan sebesar 0.5%, yang mana angka ini memberikan penegasan ketergantungan ekonomi negara terbesar Eropa tersebut terhadap aktivitas ekonomi domestiknya. Sebelumnya pemerintahan Berlin telah mendapatkan kritik dari negara mitra di Eurozone karena tidak membantu ekonomi mereka dengan menghabiskan lebih banyak surplus anggarannya pada investasinya.

Secara detail dilaporkan bahwa aktivitas impor naik 1.7%, sementara ekspor mencatat kenaikan 0.7%, menghasilkan perdagangan bersih dikurangi 0.4 poin persentase dari pertumbuhan. Secara tradisional perekonomian Jerman memang didominasi oleh sektor ekspor, namun keunggulan sektor tersebut telah mengalami penurunan dalam beberapa kuartal terakhir, dan perselisihan perdagangan yang terjadi antara AS dengan sejumlah mitra dagang utamanya, termasuk Uni Eropa, telah menimbulkan risiko semakin berkurangnya pengaruh sektor tersebut bagi ekonomi Jerman.

Rentetan perdagangan skala besar antara AS dan Cina, dinilai dapat mendatangkan kerugian bagi Jerman, seiring banyaknya produsen yang sangat bergantung kepada pertumbuhan di dua negara ekonomi terbesar tersebut. Selain itu risiko juga datang dari adanya sanksi AS kepada mitra dagang Jerman lainnya seperti Turki dan Rusia, serta risiko Brexit yang hingga saat ini belum menemukan kesepakatn mengenai mekanisme perdagangan diantara keduanya pada masa mendatang.(WD)

Related posts