Header Ads

Argentina Di Ambang Krisis Keuangan Dan Minta Bantuan Dana Siaga Ke IMF

Peso Argentina jatuh hampir 6% terhadap dollar AS ke rekor terendah 33.5 per dollar AS pada hari Rabu memaksa bank sentral untuk menjual cadangan dollar untuk hari kedua berturut-turut. Sementara Presiden Argentina meminta bantu kepada International Monetary Fund untuk mencairkan dana siaga lebih awal untuk meningkatkan kepercayaan investor. Penurunan peso tersebut merupakan penurunan harian terbesar sejak mata uang itu dibiarkan mengambang pada Desember 2015.

Bank sentral melakukan intervensi pasar secara besar-besaran. Negara Amerika Latin ini tengah berjuang membebaskan diri dari siklus krisis keuangan dalam satu dekade yang terkenal. Krisis terakhir, yang disela oleh default hutang 2002, melemparkan jutaan masyarakat kelas menengah Argentina ke dalam batas garis kemiskinan.

Investor sekali lagi khawatir bahwa Argentina, dengan inflasi yang tinggi, ekonomi lemah dan kejatuhan dari aksi jual global di pasar negara berkembang, diperkirakan investor bahwa pemerintah Argentina tidak dapat memenuhi kewajiban hutangnya.

Penurunan peso mendorong Argentina meminta bantuan ke IMF dengan batas kredit US$ 50 miliar awal tahun ini. Tapi mengingat depresiasi peso terus berlanjut, yang membuat hutang negara dalam denominasi dolar lebih mahal untuk dibayar, investor semakin khawatir bahwa mungkin dana itu tidak cukup.

“Kami setuju dengan International Monetary Fund untuk mengajukan semua dana yang diperlukan menjamin kepatuhan program keuangan tahun depan,” kata Presiden Mauricio Macri pada sebuah pidato televisi pada hari Rabu. “Keputusan ini bertujuan untuk menghilangkan ketidakpastian apapun.”

“Menjamin pembiayaan 2019 akan memungkinkan kami memulihkan kepercayaan dan kembali ke jalur pertumbuhan secepat mungkin,” kata Macri.

“Selama minggu lalu kami telah melihat ekspresi baru kurangnya kepercayaan di pasar, khususnya atas kapasitas pembiayaan kami pada 2019,” kata Macri.

“Saya tahu bahwa situasi penuh gejolak ini menimbulkan kecemasan di antara banyak dari Anda,” kata Macri. “Saya mengerti ini, dan saya ingin Anda tahu saya membuat semua keputusan yang diperlukan untuk melindungi Anda.”

Inflasi dua belas bulan tercatat pada 31.2 persen pada bulan Juli.

Dalam sebuah pernyataan, Direktur Pelaksana IMF Christine Lagarde mengatakan bahwa telah menginstruksikan stafnya untuk memeriksa kembali tahapan program keuangan Argentina. Dia mengatakan bahwa kondisi pasar internasional yang lebih buruk belum sepenuhnya diantisipasi ketika IMF dan Argentina mencapai kesepakatan.

Argentina memiliki dana US$ 24.9 miliar untuk pembayaran hutang dalam mata uang peso dan mata uang asing yang akan jatuh tempo tahun depan, menurut data resmi.

Berbicara kepada wartawan setelah IMF mengeluarkan pernyataannya, Menteri Keuangan Nicolas Dujovne mengatakan bahwa pemerintah akan mengurangi ukuran program pembiayaannya tetapi tidak memberikan spesifikasi lebih detail. (hdr)

Related posts