Header Ads

AS Dan Kanada Akhirnya Mencapai Kesepakatan Perdagangan Diantara Keduanya

AS dan Kanada pada akhirnya menyetujui kesepakatan untuk menggantikan perjanjian yang tercantum dalam NAFTA. Kesepakatan ini dinamakan USMCA, United States-Mexico-Canada Agreement, yang mana didalam perjanjian tersebut diharapkan mampu memberikan keuntungan bagi ketiga negara tersebut. Rencananya para pemimpin dari ketiga negara yang terletak di kawasan Amerika Utara tersebut akan menandatangani perjanjian sebelum akhir bulan November setelah melalui persetujuan dari anggota Kongres dari masing-masing negara.

Negosiasi yang terjadi antara pejabat AS dan Kanada menawarkan akses yang lebih banyak di pasar kapada para peternak sapi perah AS dan dalam negosiasi tersebut juga dicantumkan bahwa Kanada telah menyetujui pengaturan yang lebih efektid guna membatasi ekspor mobil ke pasar AS. Menanggapi kesepakatan tersebut, pejabat AS mengatakan bahwa perjanjian yang terbentuk akan menyeimbangkan kembali hubungan perdagangan AS dengan Meksiko dan Kanada.

Perjanjian baru itu juga akan memodernisasi segala sesuatu yang tercantum dalam NAFTA dengan menambahkan sejumlah ketentuan mengenai perdagangan digital serta kekayaan itelektual. Sebagai catatan pakta perdagangan baru akan muncul untuk ditinjau kembali setiap enam tahun, yang mana hal ini akan memberikan AS suatu bentuk leverage baru yang lebih signifikan guna memastikan pengaturannya sesuai dengan keinginan dari ketiga negara tersebut.

Dalam sebuah pernyataannya pasca terbentuknya perjanjian tersebut, salah seorang anggota Senat Komite Keuangan, Ron Wyden mengatakan bahwa seperti yang sudah dikatakannya berkali-kali, bahwa NAFTA sudah sejak lama membutuhkan perbaikan yang serius, terutama yang berkenaan dengan perjanjian untuk melindungi hak pekerja dan lingkungan. Para negosiator sebelumnya terus berupaya untuk memenuhi tenggat waktu 30 September seperti yang telah dijanjikan oleh AS untuk mencapai kesepakatan dengan pihak Kanada dalam meluncurkan suatu pakta perdagangan yang baru di kawasan Amerika Utara.

Sebelumnya Kanada sebagai mitra dagang terbesar kedua AS, telah ditinggalkan saat AS mencapai kesepakatan perdagangan dengan Meksiko di akhir bulan Agustus lalu untuk mengubah sejumlah poin perjanjian dalam NAFTA.(WD)

Related posts