Header Ads

Aussie Mendapat Dukungan Harapan Terhadap Pertemuan OPEC+

Pergerakan mata uang berbasis komoditi mendapat dukungan di sesi perdagangan hari ini seiring adanya tanda-tanda harapan pandemi corona akan mencapai puncaknya dan produsen minyak utama kemungkinan akan menyetujui untuk memangkas produksi mereka guna membendung penurunan harga minyak.

Hingga saat ini mata uang Aussie bergerak 0.08% lebih rendah terhadap US Dollar, masih di dekat level tertingginya sejak pertengahan Maret lalu, sekaligus mempertahankan sebagian besar kenaikannya sejak rally dari level terendahnya dalam 17 tahun terakhir pada tiga minggu lalu.

Sementara itu pergerakan indeks Dollar, yang menjadi acuan kekuatan US Dollar terhadap mata uang utama lainnya, bergerak datar di sesi perdagangan Kamis waktu Asia pagi ini.

Di tengah harapan terhadap epidemi yang akan mencapai puncaknya, pergerakan mata uang Aussie juga mendapat dukungan tambahan dari harapan bahwa negara-negara produsen minyak utama di dunia akan mencapai kesepakatan untuk memangkas produksi pada pertemuan hari ini melalui video conference.

Sejumlah laporan media menyatakan bahwa Rusia akan memangkas produksinya dan menteri energi Aljazair mengatakan bahwa dirinya berharap bahwa pertemuan hari ini akan menghasilkan sesuatu yang positif bagi pasar, meskipun masih ada ketegangan antara tiga negara produsen minyak utama dunia, AS, Arab Saudi dan Rusia.

Hal ini disampaikan oleh Kyosuke Suzuki selaku direktur perdagangan mata uang di Societe Generale di Tokyo, bahwa saat ini pasar komoditi akan terfokus terhadap pertemuan OPEC+ dan sejumlah kalangan berharap banyak meskipun nampaknya kesepakatan ini akan dicapai dalam proses yang sedikit rumit.

Sedangkan pergerakan mata uang Yen Jepang melemah 0.10% terhadap greenback seiring dukungan suasana risk-on secara keseluruhan, namun hal ini justru memicu penjualan dari pihak eksportir Jepang yang kemungkinan akan membatasi potensi mata uang Yen menembus diatas level 109 per Dollar.(WD)

Related posts