Header Ads

Bank of Korea Mempertahankan Suku Bunga Acuan Di 1.75%

Bank sentral Korea Selatan nampaknya masih cukup nyaman dengan suku bunga saat ini, ditambah dengan berkurangnya tekanan untuk menaikkan suku bunga di tengah rapuhnya ekonomi negeri ginseng tersebut. Dalam pertemuan kebijakan pertamanya di tahun 2019 ini,

Bank of Korea masih tetap mempertahankan suku bunga acuannya meskipun saat ini ekonomi Korea Selatan masih dilanda kecemasan mengenai perlambatan ekonomi global menyusul negosiasi perdagangan AS-Cina yang masih belum pasti. Suku bunga acuan dari BoK masih dipertahankan di kisaran 1.75%, pasca kenaikan untuk pertama kalinya dalam setahun terakhir di pertemuan bulan November lalu.

Meskipun terdapat kesenjangan suku bunga acuan dengan Federal Reserve dinilai akan sedikit menyulitkan para pejabat bank sentral Korea Selatan untuk menentukan arah kebijakan moneternya, namun sikap dovish yang ditunjukkan oleh The Fed baru-baru ini, setidaknya akan memberikan sedikit ruang bagi bank sentral Korea Selatan untuk mengantisipasi kesenjangan tersebut.

Kenaikan suku bunga AS yang moderat dinilai mampu memberikan lebih banyak ruang gerak bagi Bank of Korea untuk membantu ekonomi Korea Selatan keluar dari kondisi yang saat ini dinilai memburuk akibat kontraksi yang terjadi di sektor ekspornya serta diperparah dengan kondisi lapangan kerja yang belum memberikan dukungan bagi negara tersebut. Laju pertumbuhan ekonomi Korea Selatan tumbuh 2.7%, yang mana ini menjadi laju paling lambatnya dalam enam tahun terakhir, dan diperkirakan akan lebih buruk lagi di tahun ini.

Sementara inflasi tahunan dirilis di angka 1.5%, meskipun iklim ekonomi global tengah bergejolak serta pasar minyak internasional yang mengalami tekanan akibat lemahnya permintaan minyak global. Selain itu tingkat hutang sektor swasta yang meningkat menjadi kekhawatiran lain bagi laju ekonomi Korea Selatan.(WD)

Related posts