Bank Sentral Eropa Mempertahankan Suku Bunga Tidak Berubah Di -0.5%

Akhirnya dewan kebijakan European Central Bank memutuskan untuk menyetujui langkah-langkah stimulus baru sebagai amunisi kebijakan berikutnya, di tengah hantaman pandemi virus corona yang memberikan tekanan bagi ekonomi di kawasan Euro, dengan secara tidak terduga tetap mempertahankan suku bunga yang tentunya mematahkan harapan pasar.

Seiring jutaan orang dalam kondisi lock down, pasar keuangan yang jatuh tajam, serta perusahaan yang menghadapi permasalahan gangguan rantai pasokan, ECB mengatakan akan memberikan pinjaman yang lebih murah kepada sektor bisnisnya, meningkatkan pembelian aset serta sekaligus memberikan bantuan modal kepada bank untuk mengatasi penurunan yang terjadi.

Dalam pernyataannya seusai keputusan kebijakan, ECB menyampaikan bahwa operasi ini akan memberikan dukungan pinjaman bagi perbankan, yang terkena dampak paling besar dari epidemi virus yang melanda saat ini, khususnya perusahaan skala kecil dan menengah.

Kebijakan pembelian aset tambahan hingga sebesar 120 milliar Euro akan diterapkan hingga akhir tahun ini, guna memastikan kontribusi yang kuat dari program pembelian di sektor swasta.

Bank sentral juga menyebutkan bahwa langkah mengikuti kebijakan pemangkasan suku bunga darurat yang dilakukan oleh Federal Reserve dan Bank of England, justru akan semakin menyoroti kekhawatiran di kalangan pembuat kebijakan bahwa epidemi ini menimbulkan resesi bagi ekonomi global.

Untuk itu mereka akan menawarkan operasi refinancing jangka panjang sebelumnya pada tingkat semurah mungkin di minus 0.75% dan melakukan operasi refinancing jangka panjang tambahan untuk memberikan dukungan likuiditas langsung ke sistem keuangan Eurozone.

Akan tetapi suku bunga simpanan tidak akan berubah di rekor terendahnya minus 0.5%, yang menunjukkan bahwa para pemangku kebijakan ECB percaya bahwa level tersebut sudah mendekati apa yang disebut “reversal rate”, kondisi dimana pemangkasan lebih lanjut justru akan bersifat kontraproduktif akibat rusaknya margin bank kembali ke titik dimana kebijakan pinjaman akan mengalami kegagalan.

Tetapi ECB tetap menjaga terbukanya peluang penurunan suku bunga lebih lanjut, sembari menjaga pedoman suku bunga mereka tidak berubah. Selain langkah ECB, badan pengawas bank terpisah mengatakan akan menawarkan modal sementara kepada pemberi pinjaman dan bantuan operasional sebagai reaksi terhadap virus COVID-19.(WD)

Related posts