Header Ads

Barclay : Inggris Akan Menetapkan Tujuan Perdagangan Dengan UE

Skretaris Brexit, Stephen Barclay mengatakan bahwa Inggris akan menetapkan rincian lebih lanjut mengenai tujuan mereka untuk mencapai kesepakatan perdagangan bebas dengan pihak Uni Eropa pada bulan depan setelah negara tersebut meninggalkan Uni Eropa pada 31 januari mendatang.

Dalam wawancara dengan stasiun televisi BBC, Barclay lebih lanjut mengatakan bahwa pihaknya akan mempublikasikan tujuan mereka untuk melakukan negosiasi mengenai perdagangan pada awal bulan depan.

Adapun negosiasi tersebut kemungkinan akan memuat sejumlah ketentuan-ketentuan perdagangan yang akan dimulai pada 2021 mendatang, di saat periode transisi Brexit selama 11 bulan kedepan berakhir.

Beliau menyampaikan bahwa masalah utama saat ini adalah bahwa pihaknya akan memiliki kendali atas aturannya, dan akan menjadi pengambil keputusan terhadap aturan tersebut sehingga tidak menyimpang demi penyelamatan yang dimulai dari upaya mereka untuk penyelarasan aturan yang terkait perdagangan bebas dengan Uni Eropa.

Namun disampaikan bahwa peluang utama adalah bahwa Inggris akan menetapkan standar mereka sendiri, yaiut standar tinggi terhadap hak-hak pekerja, lingkungan serta bantuan negara sebagai bagian dari kebijakan perdagangan tersebut.

Pihak Komisi Eropa yang bernegosiasi dengan mengatasnamakan 27 anggota Uni Eropa lainnya, akan membicarakan tujuan mereka di bulan depan sebelum menempatkannya pada pemerintah Uni Eropa pada 25 Februari mendatang, yang mana negosiasi antar keduanya akn dimulai setelah tanggal tersebut.

Selain itu Barclay juga mememberikan penegasannya kembali mengenai ambisi Inggris untuk menyetujui sejumlah kebijakan seperti zero-tariff, zero-quota serta kebijakan perdagangan yang sangat ambisius dengan pihak Uni Eropa, sembari bekerja guna mencapai kesepakatan dengan negara-negara lainnya di seluruh dunia, termasuk AS yang saat ini tengah mengancam Inggris dengan kebijakan tarifnya apabila negara tersebut tetap memberlakukan pajak digital terhadap perusahaan-perusahaan AS.(WD)

Related posts