Barnier: “No-Deal” Brexit Sangat Mungkin Terjadi

Dalam beberapa hari terakhir ini, keluarnya Inggris dari Uni Eropa sangat mungkin terjadi tanpa perjanjian kesepakatan, kata kepala negosiator Brexit dari Uni Eropa, Michel Barnier pada hari Selasa.

“Selama beberapa hari terakhir, skenario tanpa kesepakatan menjadi lebih mungkin, tetapi kita masih bisa berharap untuk bisa menghindarinya,” kata Barnier, seraya menambahkan bahwa Uni Eropa siap menerima Inggris tetap menjadi serikat pabean UE atau hubungan yang serupa yang dilakukan Uni Eropa dengan Norwegia.

Berbicara di sebuah acara di Brussels setelah parlemen Inggris menolak alternatif untuk kesepakatan perpisahan Perdana Menteri Theresa May, Barnier mengatakan Inggris sekarang memiliki tiga pilihan sebelum tanggal keberangkatan pada 12 April.

“Inggris sekarang harus menunjukkan jalan ke depan atau menunjukkan rencana,” kata Barnier. “Lebih banyak hari ini daripada sebelumnya.”

Dia mengatakan Inggris masih bisa menerima kesepakatan macet yang dinegosiasikan pada May, dan menegaskan kembali bahwa itu adalah “satu-satunya cara” bagi Inggris untuk meninggalkan Uni Eropa secara tertib. Pilihan lain adalah Brexit tanpa kesepakatan yang paling merusak atau penundaan tanggal keberangkatan Inggris yang lebih lama, Barnier mengatakan, menambahkan parlemen Inggris yang faksi akan memikul tanggung jawab untuk ini.

Barnier mengatakan penundaan panjang Brexit akan memerlukan penyelenggaraan pemilihan Parlemen Eropa di Inggris pada bulan Mei dan London menunjuk perwakilannya untuk Komisi Eropa yang baru. “Bersiap tanpa kesepakatan bukan berarti semuanya akan lancar. Akan ada gangguan, akan ada masalah.

Para pemimpin Uni Eropa termasuk May akan bertemu di Brussels pada 10 April untuk memutuskan langkah selanjutnya.

Related posts