BoE Diperkirakan Akan Memberikan Lebih Banyak Harapan

Bank sentral Inggris pada pekan depan diperkirakan akan memberi lebih banyak harapan mengenai seberapa cepat ekonomi Inggris akan pulih dari kerusakan di sektor keuangan yang ditimbulkan oleh pandemi Covid-19, namun nampaknya tidak mungkin menambahkan lebih banyak suntikan pada kebijakan stimulus senilai 100 milliar Pounds ($131 milliar) yang diumumkan pada Juni lalu.

Seperti diketahui bahwa negara ekonomi terbesar keenam di dunia tersebut, mengalami penyusutan hampir seperempatnya selama periode antara Februari dan Mei, sehingga para ekonom berpikir bahwa hal tersebut bisa memakan waktu hingga bertahun-tahun sebelum kembali ke level sebelum terjadinya krisis.

BoE mengatakan stimulus yang diumumkan pada bulan Juni akan mendanai pembelian obligasi hingga pergantian tahun, meskipun ini akan berjalan dalam waktu yang relatif lebih lambat dari sebelumnya, yang dipandang oleh Philip Shaw selaku ekonom di Investec bahwa keputusan kunci akan terjadi di bulan November mendatang dan bukan di bulan Agustus seperti perkiraan semula.

Pada pekan lalu sebuah survei dari Reuters terhadap para ekonom, memperkirakan bahwa Bank of England akan mempertahankan suku bunga acuan mereka di rekor terendahnya di 0.1% di tahun ini dan tahun berikutnya, namun para pembuat kebijakan sepertinya akan mengumumkan program pembelian aset senilai 70 milliar Pounds pada November atau Desember mendatang.

Tanda-tanda awal pemulihan cukup menjanjikan, dengan penjualan ritel hampir kembali pada tingkat pra-pandemi pada bulan Juni, dan diawasi ketat data Purchasing Managers ‘Index yang menunjukkan pertumbuhan tercepat pada bulan Juli sejak 2015 lalu.

Sementara itu Menteri Keuangan Rishi Sunak mengumumkan pemotongan pajak sementara bulan ini untuk mendorong para warga untuk keluar rumah guna mendorong sektor jasa seperti restoran, hotel serta mendukung laju pembelian rumah baru, meskipun Menteri Kesehatan Matt Hancock telah memperingatkan risiko gelombang kedua infeksi.

Selain itu tingkat pengangguran kemungkinan akan meningkat tajam pada bulan November setelah berakhirnya skema cuti pemerintah yang telah mendukung 9.5 juta pekerjaan, kecuali ada kebangkitan di restoran dan tempat-tempat hiburan di mana hampir setengah dari pekerja di sektor tersebut cuti.

Perkiraan terbaru pengangguran BoE akan diawasi dengan ketat, setelah melonjak menjadi hampir 10% pada Mei, melebihi puncaknya pada krisis keuangan 2008-2009 silam.

Dalam hal ini Gubernur BoE Andrew Bailey juga pasti akan menghadapi pertanyaan mengenai pemikiran terbaru BoE tentang pemotongan suku bunga di bawah nol, yang merupakan sesuatu yang menurutnya akan dipertimbangkan oleh bank sentral, namun nampaknya masih jauh dari kepastian dikarenakan adanya kesulitan praktis.(WD)

Related posts