BoE’s Vlieghe: Pertumbuhan Gaji Inggris Masih ‘Cukup Lambat’

Pertumbuhan gaji di Inggris melaju “sangat lambat”, meskipun tingkat pengangguran jatuh ke level terendah dalam lebih dari empat dekade, kata pejabat Bank of England Gertjan Vlieghe dalam sebuah wawancara surat kabar yang diterbitkan pada hari Rabu.

Sejumlah indikator menunjukkan bahwa para pengusaha merasa semakin sulit untuk mempekerjakan atau mempertahankan pekerja yang mereka butuhkan, memberikan tekanan terhadap pembayaran, kata Vlieghe kepada surat kabar Journal selama kunjungan ke kota Newcastle di Inggris timur laut.

Data resmi pekan lalu menunjukkan gaji pekerja Inggris meningkat lebih dari yang diperkirakan dalam tiga bulan hingga Juli ke tingkat yang belum terlampaui dalam tiga tahun.

Namun, Vlieghe mengatakan bahwa kemajuan menuju pertumbuhan pembayaran tidak lebih cepat dari yang diharapkan.

“Saya pikir adil dengan mengatakan bahwa proses kebijakan yang telah terjadi kemudian diharapkan menemukan tanda-tanda itu. Hanya pada tahun 2017 kami telah mulai melihat itu. Ini masih terjadi sangat lambat,” kata Vlieghe.

Namun tentang prospek keputusan kebijakan moneter BoE, Vlieghe tidak mau berkomentar.

Vlieghe, anggota eksternal Komite Kebijakan Moneter, telah memberikan suara mayoritas dalam setiap keputusan suku bunga sejak penunjukkannya tiga tahun lalu, dengan satu pengecualian setelah voting Brexit 2016.

Minggu lalu, Gubernur BoE Mark Carney mengatakan ketidakpastian di sekitar Brexit memiliki efek peredam pertumbuhan gaji, meskipun ia menambahkan bahwa data terbaru mendukung perkiraan terbaru bank sentral.

Pada bulan Agustus BoE memperkirakan total pertumbuhan pendapatan mingguan akan meningkat menjadi 3.25 persen pada 2019 dan 3.5 persen pada 2020, dibandingkan dengan 2.6 persen pada data terbaru.

Related posts