Header Ads

BOJ Akan Ubah Haluan Untuk Kebijakan Berkelanjutan

BOJ - Bank Of Japan

Minggu depan, Bank of Japan akan mempertimbangkan perubahan program stimulus besar-besaran untuk membuatnya lebih berkelanjutan. Sehingga memungkinkan perubahan lebih besar pada suku bunga dan memperluas pemilihan pembelian saham.

Terjadinya perubahan, meskipun kecil, akan menjadi yang pertama sejak 2016 dan indikasi terbaru Gubernur Haruhiko Kuroda, secara bertahap menjauhi program stimulusnya yang diluncurkan lima tahun lalu. Hal ini akan mengejutkan publik untuk keluar dari pola pikir deflasi yang sudah “mendarah daging”.

Perubahan ini juga dikarenakan data yang lemah baru-baru ini sehingga memaksa bank sentral untuk memangkas perkiraan harga pada rapat kebijakan suku bunga 30-31 Juli, dan mengakui bahwa inflasi akan gagal mencapai target 2 persen hingga tiga tahun dari sekarang.

Setelah setengah dasawarsa pencetakan uang besar-besaran gagal memicu inflasi, pembuat kebijakan BOJ menjadi semakin terikat. Sedangkan BOJ membenarkan bahwa mengurangi stimulus dengan inflasi yang masih jauh dari target, akan menjadi tekanan untuk mengatasi meningkatnya biaya pelonggaran berkepanjangan. Contohnya seperti berkurangnya keuntungan bank karena suku bunga mendekati nol, sehingga membutuhkan kenaikkan suku bunga.

Dewan yang beranggotakan sembilan orang itu akan membahas langkah – langkah untuk membuat kebijakannya lebih berkelanjutan, terutama melalui penyesuaian terhadap teknik-teknik pembelian-aset dan panduannya pada target-target imbal hasil.

Related posts