Header Ads

BRC: Masyarakat Inggris Mulai Mengurangi Pengeluaran Pada Bulan Mei

Pembeli Inggris mulai mengurangi pengeluaran mereka bulan lalu dan merupakan paling banyak dalam lebih dari 20 tahun, kata sebuah kelompok perusahan retail, sehingga menimbulkan pertanyaan tentang berapa lama konsumen dapat terus melindungi ekonomi dari dampak Brexit.

Penjualan ritel merosot 2.7% dalam tahunan dan merupakan penurunan terbesar – tidak termasuk distorsi yang disebabkan oleh waktu Paskah – sejak catatan Konsorsium Ritel Inggris dimulai pada 1995.

BRC mengatakan penurunan dibulan Mei harus dilihat dalam konteks lonjakan kuat luar biasa sebesar 4.1% pada Mei 2018, ketika penjualan didorong oleh cuaca cerah dan pernikahan Pangeran Harry dan Meghan Markle yang mendorong konsumen untuk pergi ke toko.

“Tetapi dalam rata-rata tiga bulan – yang melunakkan volatilitas bulanan – menunjukkan bahwa pertumbuhan ritel tetap merupakan perjuangan nyata,” kata Paul Martin, kepala ritel Inggris di perusahaan akuntansi KPMG yang mensponsori angka-angka tersebut.

Penjualan naik 0.2% dalam tiga bulan hingga Mei, pertumbuhan terlemah sejak tiga bulan hingga Maret 2017.

Secara keseluruhan, konsumen sejauh ini sebagian besar sejak Brexit bersikap dengan tenang, dibantu oleh inflasi yang lebih lemah dan pertumbuhan upah yang lebih kuat. Sehingga mendorong ekonomi terbesar kelima di dunia pada saat banyak perusahaan mengurangi investasi karena ketidakpastian tentang Brexit.

Related posts