Broadbent : Ekonomi Inggris Berisiko Jika Brexit Ditunda Melebihi Batas Waktu

Wakil Gubernur Bank of England, Ben Broadbent menilai bahwa ekonomi Inggris berisiko mengalami guncangan jika Brexit ditunda melebihi batas waktu 31 oktober, karena para perusahaan akan semakin lama menahan laju investasi mereka yang tentunya akan menghambat laju perputaran roda bisnis di negara tersebut.

Kepada kantor berita Press Association, Broadbent mengatakan bahwa cukup jelas saat ini bahwa investasi telah merasakan konsekuensi dari ketidakpastian mengenai Brexit, dan khususnya jika menyangkut kemungkinan hasil kesepakatan Brexit yang buruk, yang mana jika terus menerus mengharapkan adanya resolusi dalam waktu dekat, maka hal ini tentunya akan memiliki efek yang cukup memberikan tekanan bagi sektor investasi di Inggris.

Lebih lanjut Broadbent menegaskan kembali mengenai pedoman Bank of England bahwa kenaikan suku bunga di masa depan akan dilakukan secara terbatas dan bertahap, seraya menambahkan bahwa kata terbatas dan bertahap akan sangat ditekankan dalam hal ini. beliau juga mengatakan bahwa dirinya mengetahui apakah bank sentral Inggris perlu untuk menaikkan suku bunga atau bahkan memangkas suku bunganya jika terjadi kejutan yang ditimbulkan oleh Brexit terhadap perekonomian.

Beberapa pejabat penting BoE lainnya, termasuk Gubernur Mark Carney, mengatakan penurunan suku bunga mungkin diperlukan untuk membantu perekonomian mengatasi goncangan saat Inggris meninggalkan Uni Eropa tanpa adanya kesepakatan diantara kedua belah pihak. S

aat ditanya apakah dirinya akan mengedepankan namanya sebagai kandidiat untuk menggantikan Mark Carney sebagai Gubernur Bank of England, Broadbent mengatakan bahwa menjadi seorang gubernur bank sentral merupakan suatu pekerjaan yang besar, dan saat ini dirinya telah memiliki banyak hal lain untuk dipikirkan sebelum membuat keputusan tersebut.(WD)

Related posts