Header Ads

Bursa Asia Dilanda Kewaspadaan Seiring Batalnya Pembicaraan AS-Cina

Merebaknya kekhawatiran pasar terhadap prospek negosiasi perdagangan antara AS dengan Cina telah menimbulkan kehati-hatian di kalangan investor di pasar Asia pada hari ini. Kewaspadaan para investor untuk masuk ke dalam perdagangan di waktu Asia terjadi menyusul laporan bahwa pihak Gedung Putih telah membatalkan pertemuan untuk melanjutkan pembicaraan terkait kebijakan perdagangan dengan pihak Beijing.

Pasar ekuitas Cina daratan yang sebelumnya dibuka dengan kenaikan, pada akhirnya terpantau kehilangan tenaga untuk melanjutkan kenaikannya. Indeks Komposit Shanghai turun hampir 0.2%, sementara indeks Komponen Shenzen kehilangan tenaga dan turun 0.3%, sedangkan Shenzen Composite Index mencatat penurunan 0.36% di sesi perdagangan waktu Asia saat ini.

Sementara indeks Hangseng Hong Kong hingga saat ini terpantau kembali menguat 0.2% setelah sebelumnya turun 0.10% di sesi pembukaan perdagangannya. Indeks Nikkei Jepang kembali menguat 1.13%, pasca saham Japan Display mengalami lonjakan 10% setelah adanya laporan bahwa perusahaan mencari bailout setelah penjualan iPhone XR yang mengecewakan.

Sedangkan produsen otomotif Jepang, Subaru mengalami kejatuhan nilai sahamnya hingga lebih dari 5.5% setelah perusahaan mengumumkan telah menghentikan produksinya di Jepang. Bank of Japan telah merilis kebijakan moneternya yang mana mereka tetap mempertahankan suku bunga negatif 0.10% dan tetap mempertahankan kebijakan moneter longgarnya.

Namun demikian anjloknya harga minyak di hari Selasa kemarin telah menyebabkan sejumlah saham-saham di sektor energi mengalami penurunan yang signifikan, dan nampaknya harga minyak mentah akan mengalami kesulitan untuk memulai pemulihan harganya di sesi perdagangan hari ini.(WD)

Related posts