China Daily : PBOC Akan Melakukan Penyesuaian Money Supply Dan Kredit

Harian China Daily mengutip pandangan dari para ekonom yang memperkirakan bahwa Cina akan menyesuaikan money supply dan kredit dalam beberapa pekan mendatang, termasuk kebijakan pemangkasan suku bunga atau persyaratan rasio cadangan perbankan, sebagai upaya untuk menghadapi risiko penurunan jika ketegangan perdagangan mengalami peningkatan lebih lanjut.

Untuk itu diperlukan langkah-langkah yang lebih kuat guna menjaga likuiditas di pasar keuangan sekaligus memberikan dukungan terhadap investasi infrastruktur. Monesy supply dari pemerintah Cina yang lebih luas serta tingkat pinjaman baru dalam denominasi Yuan, dilaporkan tumbuh lebih lambat dari yang diharapkan pada bulan Mei, yang mana hal ini memberikan ruang gerak yang lebih luas bagi kebijakan pemerintah jika dibutuhkan.

Ketua People’s Bank of China, Yi Gang pada pekan lalu mengatakan bahwa masih ada ruang yang lebih luas untuk melakukan penyesuaian kebijakan jika perang dagang antara Cina dengan AS semakin memburuk. Lebih lanjut Yi Gang mengatakan bahwa pihaknya memiliki banyak ruang dalam kebijakan suku bunga, serta dalam kebijakan tingkat rasio cadangan bagi perbankan, fiskal, serta memiliki perangkat kebijakan moneter untuk melakukan penyesuaian secara luar biasa.

Pada bulan lalu bank sentral Cina telah meningkatkan upaya mereka untuk mendorong laju pertumbuhan pinjaman dan aktifitas sektor bisnis, sekaligus juga mengumumkan pemangkasan sebanyak tiga fase dalam persyaratan cadangan bank regional, guna mengurangi biaya pendanaan untuk perusahaan berskala kecil dan swasta.

Sejak awal tahun 2018 lalu, bank sentral Cina telah melakukan enam kali pemangkasan persyaratan rasio cadangan bagi bank. Namun demikian nampaknya PBOC enggan untuk menurunkan suku bunga acuan mereka, karena kekhawatiran terhadap trade war berisiko akan meningkatkan hutang sekaligus menekan nilai tukar Yuan, seiring penilaian analis yang mengatakan bahwa penyesuaian suku bunga pasar akan dipertimbangkan terlebih dahulu.

Harian China Daily juga menyebutkan bahwa lembaga keuangan tengah menghadapi likuiditas yang lebih ketat di bulan ini, seiring otoritas Cina yang membutuhkan tingkat ekspansi kredit yang lebih tinggi guna memenuhi target pertumbuhan ekonomi dan sekaligus menerbitkan lebih banyak obligasi untuk membiayain infrastruktur yang baru.

Pemangkasan lebih lanjut terhadap persyaratan rasio cadangan bank, diperkirakan akan berlanjut di tahun, terutama setelah terjadi peningkatan eskalasi perang dagang antara AS dengan Cina sejak bulan lalu, saat kedua belah pihak menaikkan tarif bea masuk bagi barang-barang produk keduanya satu sama lain.(WD)

Related posts