Header Ads

China Tangguhkan Pembelian Minyak Iran

Pemerintah China telah menghimbau sedikitnya dua perusahaan minyak negara untuk menghindari pembelian minyak Iran. Pasalnya, AS bersiap untuk menjatuhkan sanksi terhadap negara Teluk Persia tersebut.

Pembekuan impor oleh China National Petroleum Corp dan Sinopec bersifat sementara dan pembelian dapat dilanjutkan tergantung pada hasil negosiasi dengan AS. Perusahaan yang terus membeli minyak mentah Iran setelah sanksi berlaku pada 4 November menghadapi risiko terputus dari sistem keuangan Amerika.

Keputusan itu mendahului pertemuan yang akan datang antara Presiden Xi Jinping dan Presiden AS Donald Trump di KTT G20 bulan depan. Bagi Iran, tidak ada pembelian oleh CNPC dan Sinopec berarti akan kehilangan penjualan ke pelanggan minyak utamanya setelah dihentikan oleh pembeli besar lainnya seperti Jepang dan Korea Selatan.

Juru bicara yang bermarkas di Beijing untuk CNPC dan Sinopec – yang secara resmi dikenal sebagai China Petrochemical Corp – menolak berkomentar. Reuters melaporkan sebelumnya bahwa perusahaan tidak membuat pemesanan untuk minyak Iran yang dimuat di bulan November.

“Pihak China menyambut solusi praktis yang dapat mempertahankan kerjasama ekonomi dan perdagangan yang normal dengan Iran,” kata juru bicara Kementerian Luar Negeri Hua Chunying pada briefing Rabu lalu.

Related posts