Data Retail Sales Australia Stagnan, Mencerminkan Lambatnya Pertumbuhan

Sektor konsumsi domestik Australia, yang sebelumnya diprediksi mampu untuk menjadi faktor utama bagi pertumbuhan ekonomi setelah pemerintah mencoba beralih dari sektor pertambangan, justru menunjukkan perlambatan pertumbuhannya di bulan Juli lalu. Biro Statistik Australia (ABS) melaporkan data retail sales selama bulan Juli, mengalami stagnan dengan pertumbuhan 0.0% dalam skala bulanan.

Angka ini jauh dari perkiraan pertumbuhan 0.3% yang disuarakan oleh para ekonom sebelumnya dan memberikan cerminan bahwa sektor tersebut belum bisa memberikan kontribusi di bulan Juli, setelah sempat tumbuh 0.4% di bulan sebelumnya. Pertumbuhan ekonomi Australia saat ini sepertinya mengalami dilema, setelah Reserve Bank of Australia seperti terjebak dalam siklus kenaikan suku bunga AS, sehingga terjadi sedikit ketimpangan antara kebijakan RBA dan Federal Reserve.

Selain itu meningkatnya ketegangan di sektor perdagangan global akibat dari kebijakan proteksionisme perdagangan AS, turut andil dalam memperlambat laju pertumbuhan ekonomi di negeri Kangguru tersebut. Trade Wars yang terjadi antara Cina-AS telah memberikan tekanan turun bagi industri logam, yang hingga saat ini menjadi komponen pertambangan paling penting bagi Australia.

Laju ekspor bijih besi Australia ke Cina, juga mengalami gangguan seiring goyahnya hubungan diplomatik antara kedua negara, menyusul sikap Australia yang melarang perusahaan telekomunikasi asal Cina untuk masuk ke dalam pangsa pasar jaringan seluler domestik mereka. Setidaknya hal ini dinilai berpotensi memberikan tekanan bagi Aussie di sesi perdagangan awal pekan ini.(WD)

Related posts