Dolar di Level Rendah, Pasar Dikejutkan FED Rate Cut

Dolar melayang di dekat posisi terendah lima bulan terhadap yen pada hari Rabu setelah penurunan suku bunga darurat 50 basis poin AS memicu lebih banyak kecemasan tentang dampak virus corona dan mengirim yield Treasury jatuh ke rekor terendah.

Greenback juga diperdagangkan mendekati level terendah dalam hampir dua tahun terhadap franc Swiss karena investor berbondong-bondong mengalihkan menuju safe havens tradisional. Penurunan suku bunga ini dianggap tidak cukup untuk mengimbangi risiko yang ditimbulkan oleh penyebaran global virus corona.

Euro adalah salah satu mata uang yang paling diuntungkan dari pelemahan dolar karena para pedagang bertaruh Fed akan memangkas suku bunga lebih banyak daripada Bank Sentral Eropa.

Kekecewaan pasar pada pernyataan Kelompok Tujuh kemarin yang tidak memberikan tanggapan spesifik terhadap perlambatan global yang disebabkan oleh coronavirus telah memperkuat pandangan di antara beberapa investor bahwa pembuat kebijakan telah berada di belakang kurva (yield).

“G7 dan The Fed tidak cukup untuk mendukung pasar,” kata Masafumi Yamamoto, kepala strategi mata uang di Mizuho Securities di Tokyo.

“Pemotongan suku bunga Fed ini buruk untuk dolar / yen, sebagian karena yield Treasuty sekarang sangat rendah. Kelemahan dolar tercermin dalam euro, karena Fed kemungkinan akan mengurangi lebih banyak daripada ECB.”

Related posts