Dolar Menguat, Investor Sesuaikan Portfolio

Dolar naik pada Kamis pagi di Asia, dimana investor menyesuaikan ekspektasi bullish sebelumnya untuk vaksin COVID-19. Penyesuaian ini memicu reli aset berisiko yang dipicu oleh ekspektasi vaksin sambil mempertahankan kepercayaan yang cukup untuk mendukung greenback terhadap aset safe-haven lainnya.

Indeks Dolar AS Berjangka yang melacak greenback terhadap sekeranjang mata uang lain naik tipis 0,01% menjadi 92,972. Pengumuman Pfizer Inc tentang hasil positif untuk kandidat vaksin yang sedang dikembangkannya bersama BioNTech awal minggu membuat dolar turun lebih dari 10% dari puncak bulan Maret ke level terendah 10 minggu. Aksi jual aset safe-haven sejak saat itu meningkatkan reli dolar hampir-1% menjadi tepat di bawah level tertinggi satu minggu selama sesi sebelumnya.

Namun, penurunan tajam dalam imbal hasil obligasi AS, serta kebijakan Federal Reserve untuk periode suku bunga rendah yang diperpanjang dan harapan untuk pemulihan ekonomi global dari COVID-19 yang akan meningkatkan mata uang lain dapat berkontribusi pada penurunan dolar lebih lanjut.

Ini berarti bahwa pendorong baru sekarang mungkin perlu dicari untuk mencegah dolar jatuh lebih rendah, ahli strategi OCBC Terence Wu mengatakan dalam sebuah catatan.

“Dengan dolar luas dalam mode konsolidasi, postur untuk pasangan USD / CNH juga mungkin miring dalam waktu dekat. Faktor-faktor ini memainkan sisi negatif terbatas untuk pasangan USD-Asia dalam waktu dekat, ”catatan itu menambahkan.

Investor lain mendukung pandangan yang lebih optimis.

Related posts