Dolar Menunggu Pidato Powell

Dolar AS tidak berubah pada sebagian besar pergerakan perdagangan Kamis di Asia. Risalah pertemuan Federal Reserve AS yang dirilis semalam mendapatkan beberapa perhatian.

Risalah menunjukkan bahwa para pejabat melihat penurunan suku bunga bank sentral bulan lalu sebagai langkah yang diambil di tengah trade war dengan China dan inflasi yang rendah. Ketua Fed Jerome Powell akan memberikan pidato pada hari Jumat. Komentarnya akan sangat menarik perhatian pasar setelah inversi minggu lalu dari kurva hasil AS.

Trump mengatakan sebelumnya bahwa bank sentral harus memotong suku bunga sebanyak 100 basis poin dan mengklaim The Fed adalah satu-satunya penyebab risiko dalam ekonomi.

Indeks dolar AS terakhir diperdagangkan pada 98,20, naik 0,03%.

Sementara itu, sterling diperdagangkan sedikit lebih rendah terhadap dolar AS setelah pemerintah Perancis mengatakan mereka percaya Brexit No Deal adalah skenario yang paling mungkin.

Reuters melaporkan bahwa seorang pejabat tinggi di kantor Presiden Perancis Manuel Macron mengatakan No Deal adalah yang paling mungkin terjadi pada kepergian Inggris. PM Boris Johnson menuntut Uni Eropa untuk membatalkan dukungan perbatasan Irlandia.

Johnson pada hari Selasa menuntut agar backstop dicabut dari kesepakatan Brexit. Perjanjian backstop adalah kebijakan jaminan untuk menjaga perbatasan Irlandia tetap terbuka setelah Inggris meninggalkan Uni Eropa.

Related posts