Dolar Mulai Tertekan, Penguatan Yield Terhenti

Dolar AS berada di bawah tekanan pada perdagangan Rabu siang ini, terdorong dari level puncak tiga minggu setelah kenaikan yield Treasury AS terhenti menjelang pertemuan para gubernur bank sentral global. Federal Reserve diperkirakan akan memberikan petunjuk tentang penurunan suku bunga lebih lanjut di pertemuan tersebut.

Pejabat utama dari bank sentral akan berkumpul di Jackson Hole, Wyoming, pada hari Jumat dengan pasar fokus pada pidato dijadwalkan untuk Ketua Fed Jerome Powell.

Komentarnya menjadi perhatian khusus setelah inversi kurva yield AS minggu lalu – yang secara luas dianggap sebagai sinyal resesi – mendorong harapan The Fed akan menurunkan suku bunga pada pertemuan kebijakan September. Dihadapkan dengan meningkatnya risiko terhadap ekonomi AS, bank sentral pada Juli menurunkan suku bunga untuk pertama kalinya sejak krisis keuangan.

Indeks dolar terhadap enam mata uang utama hampir datar di 98,23 setelah merosot 0,2% semalam.

Indeks telah naik ke 98,45 pada hari Selasa, tertinggi sejak 1 Agustus, karena yield AS rebound dari posisi terendah multi-tahun pada awal minggu ini. Menjadi indikasi untuk para pembuat kebijakan global siap untuk meningkatkan dukungan stimulus guna mencegah penurunan ekonomi yang curam.

Related posts