Dolar Stabil Saat Pasar Fokus FED

Dolar masih stabil pada perdagangan Rabu siang ini. Sebagian besar pelaku pasar masih dalam mode wait and see karena semua akan berfokus untuk hasil rapat Federal Reserve yang dijadwalkan rilis pada Kamis dini hari nanti. Para pembuat kebijakan diperkirakan akan memangkas suku bunga untuk pertama kalinya sejak 2008.

Sebenarnya pasar sudah memprediksi Fed akan menurunkan suku bunganya sebesar 25 basis poin, namun fokus utamanya adalah apakah FED akan membiarkan peluang terbuka untuk kebijakan pelonggaran lebih lanjut. Ini dilihat sebagai upaya dalam melindungi ekonomi terbesar dunia dari memperlambat pertumbuhan global dan memperkecil dampak dari konflik perdagangan yang sedang berlangsung.

Federal fund rate saat ini atau dikenal sebagai suku bunga Fed ditetapkan dalam kisaran 2,25% hingga 2,50%. Pedagang berjangka yang terikat dengan kurs telah memperhitungkan harga pada penurunan persentase poin penuh pada akhir tahun depan.

Indeks dolar terhadap enam mata uang utama sedikit berubah ke angka indeks 98,03 setelah koreksi dari level tertinggi dua bulan di 98,20 yang dicapainya pada hari Selasa kemarin.

Dolar juga diperdagangkan lebih rendah terhadap yen pada level 108,53 dan terhadap euro naik tipis 0,05% menjadi level 1,1159.

Bank of Japan (BOJ) pada hari Selasa membuat keputusan kebijakan stabil meskipun masih ada peluang pelonggaran moneter.

Pound telah jatuh pada perdagangan minggu ini karena investor mengantisipasi untuk mempertimbangkan kemungkinan Inggris meninggalkan Uni Eropa tanpa kesepakatan. Dan hari ini Pound Inggris berhasil agak stabil.

Sterling bergerak lebih tinggi 0,1% pada 1,2157, mencoba rebound dari level rendah 28-bulan di 1,2120 yang disentuh pada hari Selasa.

Perdana Menteri baru Inggris Boris Johnson secara eksplisit mengagendakan untuk menarik Inggris keluar dari Uni Eropa pada 31 Oktober, walaupun perjanjian perdagangan transisional sudah tercapai ataupun tidak.

Related posts