Dollar Bertahan Di Level Tertinggi Empat Minggu

Nilai tukar Greenback masih bertahan di level tertingginya dalam empat minggu terhadap mata uang pesaingnya di sesi perdagangan hari ini, karena adanya gelombang risk aversion yang melanda pasar mata uang dilatarbelakangi oleh data ekonomi AS yang lemah, sehingga menimbulkan tekanan bagi Aussie dan Euro ke level yang lebih rendah.

Pasar AS tutup di hari ini terkait libur Martin Luther King Day dan pada hari Rabu lusa akan ada pelantikan Joe Biden sebagai Presiden AS berikutnya, yang mana pasar mata uang dunia mengharapkan terjadinya sejumlah volatilitas di akhir pekan ini.

Setelah di tahun lalu terjadi aksi jual yang melanda mata uang US Dollar, maka di pekan-pekan awal tahun ini telah terjadi pembalikan pergerakan secara lebih luas berkat kenaikan luas dalam imbal hasil Treasury AS meskipun analis tetap waspada terhadap prospek posisi short.

Salah seorang ahli strategi dari MUFG mengatakan bahwa sejarah menunjukkan pola pergerakan musiman kuat yang menunjukkan potensi kekuatan jangka pendek lebih lanjut, namun bias musiman ini mungkin terbukti kurang kuat di tahun ini, menyusul latar belakang ekonomi makro yang luas tetap konsisten dengan optimisme dan dukungan untuk aset berisiko yang berkelanjutan.

Sementara itu data ekonomi Tiongkok yang lebih baik dari perkiraan memicu pelemahan lebih lanjut di antara mata uang berisiko, tetapi tidak cukup untuk mengubah suasana hati pedagang mata uang secara meyakinkan.

Sedangkan hasil rilisan data penjualan ritel AS yang turun dalam tiga bulan berturut-turut di bulan Desember, telah memicu kekhawatiran bahwa pemulihan telah mengalami masalah karena otoritas kesehatan mengeluarkan peringatan bahwa gelombang Covid-19 terburuk mungkin belum akan terjadi sehingga suasana pasar memburuk.

Selain itu kawasan Eropa tengah menghadapi kasus yang melonjak dan pemerintah Italia yang harus bertahan dari pemungutan suara di parlemen pada dua hari awal pekan ini, untuk mempertahankan kekuasaan yang juga menimbulkan kegelisahan di antara pedagang pasar mata uang.(WD)

Related posts