Dollar Melemah Di Tengah Ketegangan Perdagangan

Dolar AS melemah pada perdagangan hari Rabu karena investor khawatir tentang ketegangan perdagangan dan memeriksa perubahan kebijakan suku bunga Bank Sentral Jepang baru-baru ini.

Index Dollar, yang melacak mata uang AS terhadap sekeranjang 16 mata uang lainnya, jatuh untuk hari kedua berturut-turut setelah mencapai harga tertinggi 14 bulan pada hari Senin. Dolar turun kurang dari 0.1% menjadi 88.78. Sementara Dolar melemah 0.4% terhadap yen ke 110.96.

Dimana Dolar melemah karena investor tetap tidak yakin apakah Bank of Japan bermaksud mengirim pesan bahwa pihaknya berencana untuk menerapkan kebijakan moneter ketat setelah bertahun-tahun memompa uang ke dalam ekonomi Jepang.

BOJ pekan lalu menaikkan batas imbal hasil obligasi pemerintah Jepang 10 tahun menjadi 0.2% dari 0.1% untuk membantu industri perbankan negara sakura tersebut, yang mengalami kesulitan membuat pinjaman dengan suku bunga sangat rendah.

“Yen tampaknya masih menjadi titik fokus untuk pasar,” kata Mark McCormick, kepala strategi mata uang untuk Amerika Utara di TD Securities. “Semakin banyak kurva imbal hasil Jepang semakin tajam, semakin banyak yen harus lebih kuat.”

Sementara itu, kurva imbal hasil AS yang relatif datar menunjukkan bahwa reli baru-baru ini dalam dolar mungkin kehabisan tenaga, kata Lynton Brown.

Related posts