Header Ads

Dollar Melemah Seiring Investor Yang Menunggu Hasil Pertemuan The Fed

Mata uang tunggal Euro terpantau naik di sesi perdagangan Eropa sekaligus memberikan tekanan terhadap indeks Dollar seiring para investor yang bertaruh bahwa kekhawatiran pertumbuhan akan memberikan dukungan bagi Federal Reserve untuk memperlambat laju kenaikan suku bunganya di pertemuan pekan ini.

Pelemahan bursa Wall Street di sesi perdagangan semalam akibat dari serangkaian data ekonomi yang dirilis dengan hasil lemah, secara global telah memperkuat pandangan bahwa kenaikan suku bunga The Fed yang sesuai perkiraan akan membuat sedikit perubahan di kebijakan moneter The Fed yang telah menjalankan kenaikan suku bunga dalam tiga tahun terakhirnya.

Penilaian bank sentral Eropa pada pekan lalu mengenai keseimbangan risiko yang bergerak lebih rendah, yang dikombinasikan dengan tanda-tanda tekanan terhadap sektor bisnis akibat gelombag protes di Perancis, dinilai akan membawa Euro akan terapresiasi dalam beberapa bulan kedepan lagi.

Saat ini pasar tengah mencermati pertemuan kebijakan The Fed selama dua hari, yang akan dimulai pada malam nanti, guna melihat sampai sejauh mana ekonomiglobal dapat bertahan di tengah konflik perdagangan yang terjadi antara AS_Cina serta tingginya volatilitas di pasar keuangan.

Sejumlah analis memperkirakan bahwa tekanan terhadap Dollar saat ini hanya bersifat sementara, menyusul para investor yang nampaknya mengurangi permintaan terhadap Dollar sembari menunggu hasil keputusan The Fed pada Kamis dinihari nanti.

Sementara itu Presiden Donald Trump dalam tweet-nya mengatakan bahwa suatu hal yang luar biasa bagi bank sentral jika mau mempertimbangkan berlanjutnya pengetatan kebijakan moneter, mengingat ketidakpastian yang melanda ekonomi dan politik global. Akan tetapi komentar ini tidak terlalu ditanggapi oleh pasar mengingat seringnya Trump melontarkan komentar bahkan kritikannya terhadap The Fed.(WD)

Related posts