Dollar Melemah Seiring Optimisme Stimulus

Seiring meningkatnya optimisme pasar di tengah kehati-hatian para investor terkait pemerintah AS yang akan memulai kembali pembicaraan stimulusnya, maka hal ini telah meningkatkan selera terhadap aset berisiko sehingga melemahkan nilai tukar Dollar di sesi perdagangan Asia pada hari ini.

Menteri Keuangan AS Steve Mnuchin dan Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Nancy Pelosi mengadakan pembicaraan pertama mereka untuk langkah-langkah stimulus terbaru sejak pemilihan presiden 3 November, dan Pelosi menyampaikan bahwa Mnuchin juga akan meninjau langkah-langkah yang diusulkan senilai $ 908 miliar yang ditetapkan oleh kelompok senator bipartisan dan anggota DPR.

Selain itu diberitakan bahwa pemimpin Senat AS, Mitch McConnell mengatakan bahwa pihak Kongres harus memasukkan gelombang langkah-langkah baru dalam tagihan pengeluaran $ 1.4 triliun, yang bertujuan untuk menghentikan kebijakan lockdown dari pemerintah di tengah pandemi Covid-19, serta mewacanakan revisi dari rencananya sendiri kepada sesama anggota Partai Republik.

Namun demikian sejumlah investor sepertinya merasa tidak yakin dan menilai bahwa pembicaraan tersebut tidak akan mampu menghasilkan konsensus mengenai tindakan yang akan diambil oleh pihak pemerintah tersebut.

Hal ini terlihat dari tanggapan yang dikeluarkan oleh Masafumi Yamamoto selaku kepala strategi mata uang Mizuho Securities, yang mengatakan kepada pihak Reuters bahwa pasar mata uang untuk saat ini bersikap skeptis terkait apakah proposal ini dapat disepakati dalam waktu yang lebih cepat, karena harapan sudah hancur saat paket stimulus tidak mampu membuahkan hasil sebelum pemilihan presiden kemarin.

Sehingga para pedagang terus mencari petunjuk yang lebih meyakinkan mereka bahwa kesepakatan itu pada dasarnya akan dapat tercapai.

Dalam pernyataannya di depan anggota Komite Perbankan Senat AS, Ketua Federal Reserve Jerome Powell menyatakan sikap kehati-hatiannya terkait kondisi ekonomi AS untuk saat ini, dan memperingatkan bahwa ekonomi negeri Paman Sam tersebut tetap berada dalam kondisi yang belum diperbaiki serta masih diliputi oleh ketidakpastian, baik dari dalam maupun global.

Diberitakan pula bahwa Powell dan Mnuchin juga mendesak Kongres untuk memberikan lebih banyak bantuan untuk bisnis berskala kecil di tengah lonjakan pandemi virus corona dan masih adanya kekhawatiran bahwa bantuan dari vaksin kemungkinan tidak mampu dikeluarkan tepat waktu.(WD)

Related posts