Header Ads

Dollar Menguat Di Tengah Debat Kandidat Presiden AS

Mata uang US Dollar tercatat menguat di sesi perdagangan waktu Asia pada hari ini, sekaligus mengakhiri pekan tersulit karena menderita kerugian terhadap Euro dan Yen yang menjadi penurunan mingguan terbesar, di tengah berlangsungnya debat antara Presiden Donald Trump dengan Joe Biden sebagai kandidat dari Partai Demokrat.

Indeks Dollar yang menjadi ukuran nilai tukar greenback terhadap mata uang utama dunia lainnya, tercatat naik tipis 0.08%, namun masih mencatat penurunan mingguan 0.7% di pekan ini dan tetap berada di paruh bawah rentang harga untuk jangka panjang.

Bookmaker Ladbrokes mentweet bahwa pasar taruhan menunjukkan pergerakan kecil yang menguntungkan Trump segera setelah debat, namun beberapa investor mengharapkan kehati-hatian dan tidak ada langkah besar dari Trump menjelang pemilihan.

Sementara Chris Weston selaku kepala penelitian Pepperstone mengatakan kepada Reuters, bahwa masyarakat AS hanya menahan waktu lebih lama menjelang pemilu presiden jika Bidan tidak terpilih, dan saat ini mereka tengah menghadapi gelombang yang menunjukkan bahwa dibutuhkan sedikit jiwa pemberani untuk menempatkan posisi baru menjelang pemilihan.

Pasangan mata uang USDJPY mencatat penurunan tipis sehingga Yen mencatat kenaikan mingguan tertinggi sejak pertengahan September lalu, dan membalikkan penurunan di sesi perdagangan waktu AS semalam setelah Ketua AS Nancy Pelosi menyatakan optimismenya mengenai konsensus tentang langkah-langkah stimulus terbaru.

Selain itu mata uang Yuan telah menahan kenaikan terhadap greenback karena Wang Chunying, juru bicara Administrasi Valuta Asing China (SAFE), mengatakan pada konferensi pers bahwa Yuan telah bergerak lebih stabil dari yang diharapkan sebelumnya.

Komentar dari Wang tersebut menunjukkan bahwa otoritas Cina tidak terlalu khawatir mengenai kenaikan mata uang Yuan yang terjadi baru-baru ini dan membantu perdagangan mata uang tersebut mengalami lonjakan di pasar onshore hingga sekitar setengah persen lebih rendah dari level puncaknya dalam 27 bulan yang tercatat di sesi perdagangan Rabu kemarin.

Sedangkan pasangan mata uang GBPUSD mencatat penurunan tipis 0.15%, seiring ketidakpastian Brexit dengan investor yang tengah memantau pembicaraan instensif antara Inggris dan Uni Eropa sebagai upaya terakhir untuk mencapai kesepakatan.(WD)

Related posts