Header Ads

ECB : Diharapkan Laju Pinjaman Mengalami Peningkatan Di Kuartal Ketiga

Dalam survei triwulanan terhadap sektor perbankan di Eropa, European Central Bank menyampaikan bahwa sektor perbankan Eurozone berharap adanya lebih banyak permintaan untuk pinjaman bagi perusahaan dan sektor rumah tangga, guna meningkatkan laju sektor kredit di kuartal ketiga seiring sedikit longgarnya standar kredit dari otoritas perbankan di Eropa. Selama tiga tahun terakhir ECB diketahui telah melakukan pembelian obligasi senilai 2.5 tiliun Euro ($2.9 triliun), yang memberikan tekanan terhadap biaya pinjaman ke tingkat terendahnya, untuk merangsang laju peminjaman dan pengeluaran dengan tujuan akhirnya adalah mempercepat laju peningkatan inflasi di kawasan tersebut.

Meskipun dinilai berjalan lebih lambat dari perkiraan, namun tingkat pinjaman untuk perusahaan dan rumah tangga tercatat sama-sama mendekati nilai tertingginya pasca krisis, sehingga hal inilah yang membuat ECB setuju untuk menghentikan program pembelian obligasinya. Lebih lanjut ECB mengatakan bahwa pada periode kuartal kedua kemarin, sektor perbankan melihat adanya peningkatan permintaan pinjaman bagi perusahaan, perumahan serta pinjaman bagi konsumen ditengah standar kredit, yang menjadi pedoman internal atau sebagai kriteria persetujuan pinjaman, sedikit berkurang bagi ketiga kategori tersebut. Dalam survei yang dilakukan terhadap 149 lembaga pemberi pinjaman,

ECB menyampaikan bahwa syarat dan ketentuan perbankan mengenai pinjaman secara keseluruhan sedikit mereda di semua kategori pinjaman selama kuartal kedua lalu, yang mana hal ini dikarenakan adanya penurunan margin terhadap rata-rata pinjaman. Bank Sentral Eropa juga menambahkan bahwa tekanan kompetitif serta persepsi terhadap risiko, sangat berkontribusi bagi pengurangan standar kredit selama kuartal kedua, sementara toleransi terhadap risiko perbankan, biaya pendanaan serta kendala neraca dilaporkan memiliki dampak netral yang lebih luas.

Related posts