ECB : Lonjakan Permintaan Kredit Korporasi Berlanjut Di Q2

Dalam hasil survei terkait pinjaman perbankan di Eurozone, pihak European Central Bank mengatakan bahwa bank-bank di kawasan zona Euro mencatat terjadinya lonjakan permintaan kredit darurat dari klien korporat pada kuartal pertama serta kemungkinan kenaikan lebih lanjut dari dampak pandemi terhadap ekonomi di kawasan tersebut.

Bank sentral Eropa menambahkan bahwa standar kredit atau kriteria kriteria persetujuan pinjaman internal bank juga akan diperketat, namun kemunduran ini dinilai masih belum seberapa dibandingkan dengan krisis keuangan global serta krisis hutang berikutnya yang berpotensi terjadi pasca selesainya pandemi virus saat ini.

Lebih lanjut ECB juga menyampaikan bahwa permintaan perusahaan terhadap pinjaman atau penarikan jalur kredit mengalami lonjakan di kuartal pertama tahun ini, seiring kebutuhan akan likuiditas darurat dari perusahaan.

Sementara pada kuartal kedua laju permintaan pinjaman dari sektor korporasi diperkirakan akan meningkat lebih tinggi, hingga menyentuh jumlah saldo bersih tertingginya sejak dimulainya survei ini di tahun 2003 silam.

Namun demikian standar kredit untuk peminjam perusahaan akan cenderung mengalami pengurangan di periode kuartal kedua, dibantu oleh langkah-langkah likuiditas European Central Bank dan jaminan dari pemerintahan Uni Eropa.

Survei ini dilakukan oleh bank sentral Eropa terhadap 144 bank, dan dilaksanakan dalam kurun waktu antara 19 Maret hingga 3 April, di tengah puncak lockdown virus corona di Eropa.

Sementara itu untuk sektor rumah tangga, standar kredit diperketat lebih dari standar kredit terhadap perusahaan, dan kemungkinan kebijakan pengetatan ini akan berlanjut di kuartal kedua tahun ini.(WD)

Related posts