ECB’s Hernandez de Cos : Suku Bunga Tinggi Akan Menekan Negara-Negara Berkembang

Salah seorang anggota dewan kebijakan European Central Bank, Pablo Hernandez de Cos dalam kesempatan berbicara di pertemuan tahunan World Bank di Bali, mengatakan bahwa para negara kreditor harus berbuat lebih banyak untuk mendukung permintaan global seiring kenaikan suku bunga dirasakan oleh negara debitur bahwa permintaan menjadi semakin mahal untuk membayar angsuran mereka.

Kenaikan suku bunga AS telah memberikan tekanan terhadap debitur di negara berkembang dari mulai Argentina hingga Turki. Selain itu Eurozone sendiri telah memiliki sejumlah masalah dengan melonjaknya biaya pinjaman di Italia seiring kekhawatiran mereka mengenai rencana peningkatan defisiti dari pemerintahan baru di Italia. Sebagai Gubernur Bank Sentral Spanyol, Hernandez de Cos menyampaikan presentasinya mengenai studi tentang risiko yang terkait dengan suku bunga bank sentral yang lebih tinggi.

Suku bunga yang lebih tinggi di negara maju, khususnya AS telah memberikan tekanan terhadap pasar negara berkembang karena dana akan tersedot keluar, sehingga memicu aksi jual di mata uang negara berkembang serta meningkatkan risiko keuangan di negara-negara yang mengalami defisit di neraca berjalannya.

Sementara itu pejabat pembuat kebijakan ECB lainnya, Ardo Hansson mengatakan bahwa European Central Bank harus menahan diri untuk membuat panduang terhadap suku bunga yang lebih spesifik hingga mendekati waktu kenaikan suku bunga pertama mereka. Hansson mengatakan bahwa disaat mereka semakin mendekati waktu kenaikan suku bunga, maka mereka bisa berdiskusi lagi mengenai perlunya menyesuaikan kata sepakat tanpa perlu adanya perdebatan lebih lanjut.(WD)

On Articles

Related posts