Header Ads

ECB’s Survey : Ekonomi Eurozone Akan Mengalami Kontraksi Lebih Dalam

Sebuah survey dari European Central Bank terhadap Professional Forecasters, menunjukkan bahwa ekonomi di zona Euro akan mengalami kontraksi kurang dari sejumlah proyeksi yang lebih pesimistis, namun laju pemulihan kemungkinan akan melambat dan berjalan secara bertahap.

Survei yang dilakukan dalam periode triwulanan tersebut menyebutkan bahwa ekonomi di kawasan Euro akan menyusut hingga sebesar 5.5% di tahun ini, kemudian akan tumbuh sebesar 4.3% di tahun 2021, seiring pembatasan terkait pandemi virus yang kemungkinan baru akan diakhiri di kisaran Mei dan Juni.

Pada pekan lalu Presiden ECB Christine Lagarde mengatakan bahwa bank sentral Eropa melihat ekonomi Eurozone akan menyusut sebesar 5% menjadi 12% tahun ini, sehingga menunjukkan bahwa survei ini lebih sesuai dengan skenario “ringan” dari ECB terhadap resesi.

Hasil dari jajak pendapat yang dilakukan antara 31 Maret hingga 7 April menunjukkan bahwa uraian paling tepat untuk profil perkiraan tingkat PDB keseluruhan mungkin merupakan gerakan penurunan tajam di akhir kuartal pertama hingga awal kuartal kedua, dengan tingkat pemulihan yang cenderung datar dan membutuhkan beberapa waktu untuk kembali ke level sebelumnya terjadinya pandemi virus ini.

Laju inflasi saat ini rata-rata terlihat sebesar 0.4% di tahun ini, dibandingkan ekspketasi sebesar 1.2% di tiga bulan sebelumnya, sementara proyeksi inflasi di tahun 2021 dipangkas menjadi 1.2% dari 1.4% pada perkiraan sebelumnya.

Namun demikian untuk proyeksi laju inflasi di tahun 2024 mendatang, tetap tidak berubah dengan laju pertumbuhan terlihat di kisaran 1.4% serta inflasi sebesar 1.7%.

Disebutkan pula bahwa sebagian besar responden memberikan indikasi bahwa normalisasi dalam bentuk apapun kemungkinan akan berlangsung secara bertahap dan normalitas kemungkinan tidak akan tercapai hingga kuartal ketiga mendatang.(WD)

Related posts