Header Ads

Ekonomi AS Terpukul Berat Akibat Krisis Coronavirus

Ekonomi AS mengalami kontraksi pada kuartal pertama dengan laju paling tajam sejak “Great Recession” seiring langkah memperlambat penyebaran virus corona yang hampir menutup negara itu. Akibatnya, AS mengakhiri ekspansi terpanjang dalam sejarah negara itu.

Departemen Perdagangan mengatakan produk domestik bruto turun pada tingkat tahunan 4,8% pada periode Januari-ke-Maret setelah berkembang pada tingkat 2,1% dalam tiga bulan terakhir tahun 2019. Ekonom dalam jajak pendapat Reuters telah memperkirakan PDB kontraksi 4%, meskipun perkiraan berkisar hingga serendah negatif 15%.

Penurunan tersebut mencerminkan penurunan aktivitas ekonomi dalam dua minggu terakhir bulan Maret. Dimana jutaan orang Amerika mencari tunjangan pengangguran. Angka ini akan memperkuat prediksi analis bahwa ekonomi sudah dalam resesi yang mendalam.

Sebagian besar komponen utama output ekonomi AS – termasuk pengeluaran konsumen, yang menyumbang dua pertiga dari aktivitas ekonomi – turun tajam.

Penurunan kuartal pertama adalah laju kontraksi PDB yang paling tajam sejak kuartal pertama 2009.

Related posts