Ekonomi Jerman Terlihat Stagnan Pada Q1

Ekonomi Jerman mendekati stagnasi pada kuartal pertama karena wabah virus corona, menurut survei lembaga ekonomi DIW pada hari Rabu dan menambahkan bahwa industri Jerman akan sangat terpukul jika virus terus menyebar di seluruh dunia.

DIW mengatakan produk domestik bruto Jerman pada kuartal pertama hanya tumbuh 0.1%.

“Namun sejauh ini, efek korona belum jelas dan tidak dapat diukur,” kata Direktur Ekonomi DIW Claus Michelsen dalam sebuah pernyataan.

Dia mengatakan industri Jerman akan sangat terpengaruh jika wabah global virus menyebabkan gangguan pasokan untuk produk grosir yang bersumber dari China.

Bursa saham Asia dan Eropa turun tajam pada perdagangan hari Rabu karena peringatan AS kepada masyarakatnya untuk bersiap menghadapi pandemi sehingga mendorong Wall Street jatuh dan mendorong hasil pada Treasury safe-haven ke rekor terendah.

Komisi Kesehatan Nasional China (NHC) melaporkan 406 infeksi baru pada hari Rabu, turun dari 508 sehari sebelumnya dan menjadikan jumlah total kasus yang dikonfirmasi di Cina daratan menjadi 78.064. Korban tewasnya naik 52 menjadi 2.715.

Korea Selatan, yang memiliki hampir 1.000 kasus memiliki kasus terbanyak di luar China, melaporkan 169 kasus baru termasuk seorang tentara AS, ketika pihak berwenang menyiapkan rencana ambisius untuk menguji lebih dari 200.000 anggota tentaranya disebuah gereja di pusat wabah tersebut.

Related posts