Ekonomi Turki Tumbuh 5.2 Persen Pada Q2, Bersiap Melanjutkan Perlambatan

Ekonomi Turki tumbuh 5.2 persen dalam (yoy) pada kuartal kedua, data resmi pemerintah yang dirilis pada hari Senin, pertumbuhan ini sesuai dari yang perkirakan sebelum masuk ke zona perlambatan pada semester kedua karena Turki sedang mendapat tekanan dari krisis mata uang.

Presiden Tayyip Erdogan telah mmbuat pertumbuhan yang kuat selama 15 tahun dia berkuasa tetapi ekonomi sekarang menghadapi tantangan setelah penurunan tajam mata uang lira, dipicu sebagian oleh kekhawatiran tentang pengaruhnya atas kebijakan moneter.

Dalam jajak pendapat Reuters, ekonomi telah diperkirakan tumbuh 5.3 persen pada kuartal pertama. Lira menguat menjadi 6.47 terhadap dollar AS setelah data tersebut dari sekitar 6.4850 sebelumnya.

Data juga menunjukkan bahwa ekonomi tumbuh 7.4 persen pada 2017, sesuai dengan data yang dirilis sebelumnya. Menurut jajak pendapat Reuters, ekonomi diperkirakan akan tumbuh 3.3 persen pada tahun ini secara keseluruhan.

Related posts