Header Ads

Ekspor Korea Selatan Kemungkinan Akan Melambat Dalam Empat Bulan Beruntun

Menurut data yang dirilis oleh Korea Customs Service, laju ekspor Korea Selatan kemungkinan akan memperpanjang kerugian dalam empat bulan berturut-turut di bulan ini, menyusul anjloknya pengiriman dalam 10 hari pertama bulan Maret.

Lembaga tersebut merilis laporan hasil ekspor Korea Selatan yang mencapai $11 milliar dalam 10 hari pertama di bulan ini, atau mencatat penurunan 19.1% dari periode yang sama di tahun lalu. Ekspor harian rata-rata dilaporkan sebesar $1.83 milliar, turun 5.6% dari tahun sebelumnya.

Sebelumnya dilaporkan bahwa pengiriman produk ke luar Korea Selatan, telah mengalami penurunan dalam tuga bulan beruntun di bulan Februari. Dilaporkan dari 1 hingga 10 Maret, laju ekspor produk semikonduktor mengalami penyusutan sebesar 29.7% di tingkat tahunan. Sementara ekspor minyak bumi mengalami kontraksi hingga 39.0%, produk kapal turun 9.7% sedangkan produk perangkat komunikasi nirkabel mencatat penurunan 4.1% di periode yang sama. Untuk pengiriman produk mobil mencatat kenaikan 5.2%.

Jika berdasarkan negara tujuan ekspor, laju pengiriman ke Cina turun 23.9%, ekspor ke AS turun 17.0%, Uni Eropa turun 10.2%, Vietnam anjlok 18.4% serta pengiriman ke pasar Jepang mencatat penurunan 29.3%.

Untuk laju impor Korea Selatan dalam 10 hari pertama bulan ini, mencatat penurunan 15.4% menjadi total $11.6 milliar, yang mana penurunan ini sebagian besar disebabkan oleh penurunan impor peralatan oleh produsen chip hingga sebesar 10.6%, sehingga memberikan defisit perdagangan sebesar $640 juta dalam periode yang sama.(WD)

Related posts