Ekspor Korea Selatan Mencatat Kenaikan Dalam 10 hari Pertama Bulan Ini

Laju ekspor Korea Selatan menunjukkan kenaikan dalam 10 hari pertama di bulan April ini, seiring pemulihan tingkat permintaan dari Cina serta hari kerja di bulan ini yang lama sehingga meningkatkan harapan terhadap sektor tersebut setelah sebelumnya mencatat penurunan beruntun selama empat bulan terakhir.

Menurut data yang dirilis oleh Korea Customs Service pada hri ini, ekspor Korea Selatan mencapai $15 milliar dalam 10 hari pertama di bulan ini, atau mencatat kenaikan 8.9% dari periode yang sama setahun lalu. Kenaikan ini disebabkan oleh hari kerja yang lebih panjang di tahun ini dari tahun lalu.

Namun demikian masih diragukan apakah momentum pertumbuhan ini mampu untuk dipertahankan, mengingat ekspor harian rata-rata mencatat sebesar $1.77 milliar atau turun 3.9% selama periode tersebut. Sejak bulan Desember hingga Maret lalu, laju pengiriman keluar negeri terus mencatat penurunan secara beruntun, namun pemerintah mengatakan bahwa penurunan ini telah melambat akhir-akhir ini, seiring pulihnya pengiriman produk perangkat telekomunikasi nirkabel dan pengiriman produk kapal.

Meskipun kenaikan ekspor dalam 10 hari pertama bulan ini sebagian besarnya disebabkan oleh hari kerja yang lebih panjang, namun hal ini bersifat positif seiring laju ekspor menunjukkan terciptanya bottom yang lebih kuat kedepannya.

Secara detail dilaporkan bahwa sejak awal bulan hingga 10 April lalu, pengiriman produk minyak bumi mencatat kenaikan 22.8%, pengiriman produk kapal naik 72.8%, ekspor produk otomotif meningkat 20.1% dan laju pengiriman produk perangkat komunikasi nirkabel mencatat kenaikan 64.3% dari periode yang sama setahun sebelumnya. Akan tetapi di sisi lain, ekspor produk semikonduktor mengalami penyusutan hingga 19.7% dan produk display mengalami kontraksi hingga sebesar 39.1% di periode yang sama.

Sementara laju ekspor berdasarkan negara tujuan dilaporkan sebagai berikut, ekspor ke Cina tumbuh 0.8%, ke AS naik 19.9%, pengiriman ke Uni Eropa naik 20.2% dan pengiriman ke Vietnam mencatat kenaikan 19.4%. Sedangkan pengiriman ke pasar Hong Kong turun hingga 35.1% dan pengiriman ke Singapura turun hingga 13.3%.

Untuk sektor impor selama 10 hari pertama, mencatat kenaikan 14.9% di tingkat tahunan menjadi $16.7 milliar, sehingga defisit perdagangan tercatat sebesar $1.6%.(WD)

Related posts