Ekspor Korea Selatan Turun Dalam 20 Hari Pertama Bulan Ini

Laju ekspor Korea Selatan mencatat penurunan dalam 20 hari pertama di bulan Desember, namun demikian tingkat permintaan dari Cina kembali pulih sehingga menstabilkan harga produk chip yang memberikan cerminan bahwa penurunan harga produk chip dalam setahun terakhir akan segera berakhir.

Tingkat pengiriman ke pasar luar negeri dari negara ekonomi terbesar keempat di Asia tersebut turun 2.0% dalam 20 hari pertama bulan ini, sehingga tercatat sebagai penurunan paling lambat dalam setahun terakhir dan jauh lebih baik dari penurunan 9.6% dalam 20 hari pertama di bulan November lalu.

Nilai ekspor rata-rata dalam per hari kerja, yang menjadi ukuran bagi tren jangka pendek setelah melalui penyesuaian, tercatat turun 5.1% dalam periode yang sama di tingkat tahunan, masih lebih baik dari penurunan di periode yang sama pada November lalu.

Park Sang-hyun selaku kepala ekonom di Hi Investment & Securities, mengatakan bahwa mengingat peningkatan ekspor ke Cina serta laju kontraksi yang lebih lambat dalam penjualan produk chip, maka angka ekspor yang dirilis hari ini menunjukkan bahwa sektor tersebut tengah berada di jalur pemulihannya.

Pengiriman ke pasar Cina mencatat kenaikan 5.3% di tingkat tahunan dalam periode 20 hari pertama bulan ini. Sebagai pasar tujuan ekspor terbesar dari Korea Selatan, Cina telah mengambil lebih dari seperempat dari total penjualan dari negara lainnya di kawasan Asia.

Data hari ini mampu mendukung ekspektasi dari para analis bahwa laju ekspor Korea Selatan akan kembali di jalur pertumbuhan tahunan pada Januari mendatang, serta mengakhiri serangkaian penurunan di tingkat tahunannya. Sementara itu untuk tingkat impor mencatat penurunan 0.5% dalam periode yang sama, lebih baik dibandingkan penurunan sebesar 11.2% pada 20 hari pertama di bulan November.

Akan tetapi surplus perdagangan justru menyempit menjadi $330 juta selama periode tersebut dari sebelumnya sebesar $550 juta di bulan sebelumnya.

Penjualan produk semikonduktor ke pasar luar negeri, yang menjadi ekspor utama Korea Selatan, turun 16.7% pada 20 hari pertama bulan ini dari setahun sebelumnya, yang mana hal ini terutama disebabkan oleh jatuhnya harga produk semikonduktor global meskipun tingkat permintaan masih tercatat dalam volume yang kuat.

Angka perdagangan di bulan Desember secara keseluruhan akan dirilis oleh pemerintah Korea Selatan pada 1 Januari 2020 mendatang.(WD)

Related posts