Header Ads

Ekspor Pangan Dan Pertanian Korea Selatan Melonjak Di Januari

Laju ekspor untuk produk pangan hasil pertanian dari Korea Selatan mencapai angka tertingginya di bulan Januari lalu, menyusul permintaan yang kuat untuk produk makanan kimchi, mie instan ramyeon serta sejumlah produk pertanian segar lainnya.

Kementerian Pertanian, Kehutanan dan Perikanan Korea Selatan, melaporkan ekspor produk makanan dan produk pertanian selama bulan Januari mencapai $576 juta, atau naik 5.9% dari periode yang sama setahun lalu. Untuk pengiriman produk segar mencapai $120 juta di bulan yang sama, atau mencatat kenaikan 14.4% di tingkat tahunan.

Penjualan produk buah stroberi asal Korea Selatan, mengalami peningkatan di pasar Hong Kong, Singapura dan Vietnam. Untuk ekspor produk ginseng, termasuk produk ginseng merah, ke pasar Cina juga mengalami kenaikan menjelang libur Tahun Baru Cina kemarin.

Dalam skala nasional, laju ekspor produk pangan hasil pertanian ke pasar Jepang, tercatat sebesar $126 juta di bulan lalu, naik 14.7% dibandingkan tahun lalu, yang didukung oleh kenaikan penjualan dari produk segar seperti paprika dan kimchi. Khusus penjualan produk kimchi mengalami lonjakan hingga 30.2% dibandingkan periode yang sama setahun lalu, sehingga berhasil mencatat pendapatan ekspor hingga sebesar $5.4 juta, menyusul meningkatnya kesadaran terhadap manfaat dari hidangan hasil fermentasi yang merupakan makanan khas dari Korea Selatan.

Secara keseluruhan untuk ekspor produk pangan hasil pertanian ke pangsa pasar Cina mengalami pertumbuhan sebesar 16% menjadi $80 juta, dengan lonjakan pengiriman produk susu bubuk premium hingga sebesar 43.9% di bulan lalu. Sementara untuk pengiriman ke negara-negara ASEAN, mengalami peningkatan sebesar 10.9% menjadi $115 juta, yang didukung oleh peningkatan permintaan terhadap produk buah stroberi di seluruh pasar ASEAN serta meningkatnya permintaan terhadap hasil ternak ayam di pasar Vietnam.(WD)

Related posts