Header Ads

Emas Masih Minati Level $1500, Target Bearish?

Aksi ambil untung dari minggu lalu yang menghapus sebagian kenaikan dari level tertinggi tujuh tahun emas itu, kembali lagi pada hari Senin. Pasar terus beroperasi tanpa kekhawatiran akan meledaknya krisis AS-Iran lainnya. Antisipasi dari kesepakatan fase satu AS-China juga memungkinkan beberapa sentimen risiko untuk merayap kembali ke pasar, mengirimkan saham di Wall Street ke rekor tertinggi.

Emas berjangka untuk pengiriman Februari di COMEX New York ditutup turun $ 9,50, atau 0,6%, pada $ 1,550,60 per ons.

Spot gold, yang melacak perdagangan langsung dalam bullion, turun $ 12,25, atau 0,8%, pada $ 1,549.78.

Namun, level support emas yang kuat berada di level $ 1.500 itu membuktikan kedudukannya sebagai tempat yang aman terhadap risiko besar, kata para analis.

“Investor emas masih memiliki banyak hal untuk dilihat dalam berita utama mendatang, mulai dari pemakzulan Donald Trump hingga masalah geopolitik di zona euro dan lanjutk ke masalah Brexit,” kata George Gero dari unit penelitian logam mulia di RBC Wealth Management.

Related posts