Emas Naik Tipis Seiring Investor Menunggu Hasil Pemilu AS

Meskipun Dollar masih terpantau menguat namun pergerakan komoditas Emas mencatat kenaikan tipis di sesi perdagangan Asia pada hari ini, di tengah kewaspadaan investor terhadap segala kemungkinan yang dapat terjadi pasca pemilihan presiden AS yang akan berlangsung Selasa besok serta ditambah dengan kebijakan lockdown di kawasan Eropa yang mendorong kenaikan safe haven Emas.

Ketidakpastian yang dihasilkan oleh pemilihan AS dan pandemi COVID-19 yang terus berkembang mendorong emas naik karena investor melakukan lindung nilai terhadap pertaruhan mereka di pasar, dan kedua faktor tersebut telah meningkatkan harga komoditas Emas, bahkan di saat nilai tukar Dollar juga mengalami kenaikan, yang biasanya keduanya mempunyai pergerakan yang berbanding terbalik.

Pada dasarnya kenaikan komoditas Emas dibantu oleh kekacauan dan ketidakpastian yang melanda seputar pemilu presiden AS yang akan dilaksanakan besok, yang mana kondisi pandemi Covid-19 telah merubah sistem pemungutan suara di setiap negara bagian, yang tentunya akan menyebabkan terjadinya penundaan penghitungan suara.

Saat ini beredar polemik adanya potensi Presiden Donald Trump untuk mencoba mengklaim kemenangan awal sebelum mengetahui hasil penghitungan suara secara penuh, yang tentunya akan mengarah pada hasil yang disengketakan dan kemungkinan terjadinya kekacauan sipil.

Selain itu kebijakan lockdown yang kembali diterapkan di Eropa turut mendorong investor menghindari risiko dan beralih ke aset safe haven, seiring Inggris, Portugal dan Italia yang mengikuti langkah Perancis dan Jerman dengan upaya kuat untuk menahan penyebaran virus, yang mana kasus virus corona di Eropa telah berlipat ganda dalam beberapa minggu terakhir.

Nampaknya kenaikan komoditas Emas ini masih akan terjadi hingga dibukanya sesi perdagangan waktu AS nanti malam, mengingat kondisi pasar berisiko yang nampaknya bersikap wait & see untuk melihat terlebih dahulu hasil pemilihan presiden AS besok.(WD)

Related posts