Header Ads

Emas Tertekan Berita Positif Vaksin Covid-19

Pergerakan komoditas Emas mengalami tekanan turun di sesi perdagangan Asia di awal pekan ini, seiring para investor yang mundur dari aksi beli Logam Mulia, menyusul berita positif terkait vaksin Covid-19, ditambah dengan naiknya selera risiko yang mampu mengimbangi dukungan dari melemahnya USD serta harapan pemerintah AS akan meloloskan langkah-langkah stimulus.

Tingkat kepemilikan di SPDR Gold Trust mencatat penurunan sebesar 0.32% menjadi 1,175.99 ton di hari Jumat lalu, dari sebelumnya sebesar 1,179.78 ton yang tercatat di hari Kamis sebelumnya.

Selain itu US Commodity Futures Trading Commission juga mengatakan di Jumat lalu, bahwa hedge fund dan pengelola uang telah meningkatkan posisi bullish mereka dalam kontrak Emas dan Perak di bursa COMEX dalam periode sepekan hingga 8 Desember.

Harapan terhadap vaksin Covid kembali positif menyusul lembaga Food and Drug Administration (FDA) telah memberikan otorisasi penggunaan darurat dari vaksin BNT162b2 yang telah dikembangkan bersama antara Pfizer dan BioNTech SE, dan persetujuan yang ditandatangani pada 11 Desember lalu akan mengkonfirmasi pengiriman pertama dari vaksin tersebut.

Sementara teks RUU untuk paket bipartisan Covid-19 senilai $ 908 milliar, akan dirilis di kemudian hari, dan dilaporkan bahwa paket tersebut dapat dipecah menjadi dua untuk meningkatkan peluang persetujuannya oleh pihak Demokrat dan Republik.

Sedangkan berita dari benua Eropa menyebutkan bahwa pihak Inggris dan Uni Eropa akan bekerja ekstra untuk mencapai kesepakatan perdagangan pasca Brexit, yang mana kedua belah pihak memperpanjang tenggat waktu yang awalnya ditetapkan pada hari Minggu lalu dan pihak negosiator akan bekerja untuk mencapai kesepakatan dalam beberapa hari mendatang.

Serangkaian keputusan kebijakan dari sejumlah bank sentral di dunia akan dirilis saat mereka bersidang untuk pertemuan kebijakan terakhir mereka di tahun ini.

Federal Reserve akan bertemu pada hari Selasa dan Rabu dan secara luas diharapkan untuk memberikan panduan baru mengenai program pembelian aset yang berkelanjutan.

Pada pekan ini Bank of England, Swiss National Bank, bank sentral Meksiko dan Bank Indonesia akan menyerahkan keputusan kebijakan mereka di hari Kamis mendatang, sedangkan keputusan kebijakan dari Bank of Japan dan bank sentral Rusia akan dirilis pada hari Jumat pekan ini.(WD)

Related posts