Header Ads

Emas Turun Tajam Akibat Kepanikan Penyebaran Covid-19 Sehingga Memicu Aksi ‘Sell-Off’

Emas turun hingga mendekati $1450.00/troy ons yang merupakan titik terendah sejak akhir November 2019 pada hari sebelumnya karena investor bergegas untuk mengumpulkan uang tunai untuk menutupi kerugian di pasar keuangan lain di tengah penurunan taham dibursa saham AS setelah para pemimpin global memberikan nada pesimistis atas kemungkinan dampak ekonomi dari wabah virus corona.

Saham Wall Street anjlok terbesar sejak 1987 pada Senin kemarin setelah Presiden Donald Trump memperingatkan gangguan ekonomi dari virus itu bisa berlangsung hingga musim panas. Sementara itu berjangka AS memiliki kenaikan moderat di awal perdagangan Asia hari ini.

Gelombang stimulus bank sentral global dan janji dari para pemimpin Kelompok Tujuh untuk melakukan apa pun yang diperlukan untuk memastikan tanggapan terkoordinasi secara global telah gagal memadamkan kekhawatiran investor tentang pukulan ekonomi dari coronavirus.

Logam mulia telah terperangkap dalam gelombang penjualan besar-besaran di seluruh pasar keuangan khususnya dibursa saham karena para investor kehilangan kepercayaan pada kemampuan pemerintah dan bank sentral untuk memerangi dampak ekonomi dari penyebaran virus corona. “

Emas telah turun 12% dari level tertinggi dalam tujuh tahun yang dicapai seminggu yang lalu dan penurunan mingguan terbesar sejak 1983 pada minggu lalu. Saat ini pergerakan emas searah mengikuti dari asset beresiko, khususnya pergerakan bursa saham.

Secara teknikal, saat ini emas berpotensi rebound dengan support H4 dikisaran $1490.00 hingga $1495.00 dapat dijadikan momentum BUY dengan batas resiko $1480.00.

Related posts