Header Ads

Euro Menguat Seiring Greenback Dibebani Kekhawatiran Ekonomi AS

Mata uang tunggal Euro bergerak ke kisaran lebih tinggi di sesi perdagangan hari ini, setelah US Dollar terbebani oleh kekhawatiran terhadap kekuatan pemulihan ekonomi AS menyusul data pekerjaan yang lebih lemah dari perkiraan, sementara Yuan Cina mengalami lonjakan ke level tertinggi dalam tujuh bulan seiring para pedagang bertaruh terhadap laju pertumbuhan Cina.

Saat ini para pelaku pasar mata uang Eropa tengah mempersiapkan diri untuk memantau data indeks manufacturing PMI serta services PMI untuk bulan Agustus, yang akan menyoroti bagaimana kinerja ekonomi di kawasan Eurozone seiring pelonggaran langkah-langkah lockdown yang diterapkan oleh pemerintah Uni Eropa.

Kenaikan yang lebih besar dari perkiraan dalam klaim pengangguran mingguan di AS dan peringatan dari pejabat Fed mengenai pemulihan dalam perekrutan tenaga kerja yang telah menimbulkan keraguan tentang seberapa cepat negara ekonomi terbesar di dunia akan bangkit kembali dari hantaman pandemi virus corona.

Selain itu kekhawatiran yang beredar di kalangan investor yang dikombinasikan dengan kelebihan pasokan mata uang Dollar yang beredar di pasar, kemungkinan akan menimbulkan beban bagi greenback dalam beberapa pekan mendatang.

Adam Cole selaku kepala ahli strategi mata uang di RBC Capital Markets mencatat bahwa data survei PMI untuk Eurozone di bulan Juli lalu telah mengalahkan ekspektasi dalam tiga bulan berturut-turut, namun laju pemulihan yang melambat terlah terlihat dalam data frekuensi yang tinggi di Jerman, sehingga pada level ini nilai tukar Euro akan sangat sensitif terhadap kejutan yang datang jika data ini mengalami penurunan.

Dinamika politik di AS sepertinya menjadi faktor yang akan membawa pengaruh kuat bagi pasar, setelah Partai Republik dan Demokrat yang tengah berjuang untuk menyetujui stimulus tambahan untuk meningkatkan laju pertumbuhan ekonomi AS, yang mana ini berbeda dengan yang terjadi di Eurozone dimana para investor menyambut baik skala paket ekonomi yang baru-baru ini diluncurkan.

Sementara itu mata uang Yuan dinilai mampu memulihkan semua kerugian yang diderita sejak kota Wuhan yang menjadi tempat pertama kalinya ditemukan virus corona, seiring para investor yang meningkatkan taruhan mereka terhadap pemulihan yang kuat terhadap laju pertumbuhan ekonomi Cina sehingga Yuan menjadi mata uang yang pergerakannya paling menonjol di sesi perdagangan akhir pekan ini.(WD)

Related posts