Euro, Pound Menguat Menjelang Pembicaraan Perdagangan, Dollar AS Tergelincir Karena Kekhawatiran Virus

Euro dan pound diperdagangkan lebih tinggi pada perdagangan Asia dan Eropa menjelang pembicaraan perdagangan pihak Inggris dan Uni Eropa yang ditetapkan pada tanggal 2 Maret.

Terlepas dari kenaikan tersebut, para pelaku pasar masih khawatir atas retorika yang keras dari kedua belah pihak yang baru-baru ini.

Ketua juru runding Uni Eropa, Michel Barnier, mengatakan Uni Erop tidak akan menyetujui kesepakatan “dengan harga berapa pun” dan menolak gagasan untuk menawarkan sebuah perjanjian perdagangan gaya Kanada kepada Inggris.

Sementara itu, indeks dolar AS tergelincir terhadap sekeranjang mata uang lainnya turun 0.1% menjadi 98,832.

Laporan bahwa penyebaran virus corona baru secara global dan pihak AS mengonfirmasi adanya penularan komunitas pertama dari virus tersebut pada hari Rabu, ketika Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (CDC) mengatakan seorang pasien California, yang tidak memiliki riwayat perjalanan yang relevan atau paparan kepada pasien lain dengan coronavirus baru, telah terinfeksi menjadi tekanan bagi dollar AS.

Sementara itu, Bank of Korea secara tak terduga mempertahankan suku bunga tidak berubah bahkan setelah jumlah kasus di Korea Selatan naik di atas 1.500 hari ini, telah meningkat tajam dalam dua minggu terakhir.

Pada hari Rabu, Organisasi Kesehatan Dunia mengatakan bahwa untuk pertama kalinya virus itu menyebar lebih cepat di luar China, tempat asalnya.

Related posts