Header Ads

EURUSD Menguat Meskipun Data Sektor Bisnis Dilaporkan Turun

Mata uang tunggal Euro menguat menuju ke level tertingginya dalam dua minggu terakhir, menyusul hasil survei yang menunjukkan kuatnya pertumbuhan bisnis di Eurozone, meskipun pasar masih dilingkupi oleh kakhwatiran terhadap Trade Wars yang berpotensi mengarah menjadi Currency Wars.

Meskipun menguat namun Euro masih terjebak dalam range yang sempit menyusul sentimen pasar terkait kebijakan proteksionisme perdagangan dari Trump. Para pelaku pasar tetap bersikap waspada seiring kebijakan bank sentral AS dan Eropa yang bertolak belakang. Federal Reserve kemungkinan masih akan menaikkan suku bunganya setidaknya dua kali lebih banyak di tahun ini, sementara European Central Bank masih tetap bertahan dengan suku bunga rendahnya setidaknya hingga paruh kedua tahun depan.

Euro rebound dari posisi terendahnya setelah data dari IHS Markit’s, Euro Zone Composite Flash Purchasing Managers’ Index (PMI) bulan Juli sedikit menurun menjadi 54.3, meskipun masih memberikan indikasi adanya pertumbuhan seiring angka indeks di atas 50. Pada malam ini giliran AS yang akan merilis data indeks aktifitas sektor bisnisnya, yang diperkirakan masih menunjukkan pertumbuhan meskipun menurut sejumlah ekonom tidak menunjukkan adanya kenaikan yang berarti. (WD)

Related posts